STATUS SIAGA Bencana Hingga 31 Januari 2026 Ditetapkan Pemkab Balangan

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 22:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, di Aula Benteng Tundakan, Sekretariat Daerah, Rabu (12/11/2025) SuarIndonesia/Adv)

Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, di Aula Benteng Tundakan, Sekretariat Daerah, Rabu (12/11/2025) SuarIndonesia/Adv)

SuarIndonesia – Pemerintah Kabupaten Balangan resmi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi atau Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor (Batingsor) mulai 12 November 2025 hingga 31 Januari 2026.

Penetapan status dilakukan menyusul meningkatnya potensi bencana akibat puncak musim hujan di wilayah Kabupaten Balangan.

Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, di Aula Benteng Tundakan, Sekretariat Daerah, Rabu (12/11/2025).

Rapat dihadiri berbagai unsur, mulai dari Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Selatan.

TNI, Polri, perangkat desa, serta instansi terkait lainnya yang bersama-sama membahas langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di musim hujan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, H Rahmi menyampaikan, bahwa berdasarkan data BMKG, wilayah ini tengah berada di puncak musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi di beberapa titik rawan.

“Dari data BMKG, sejak September 2025 kita sudah berada di awal musim penghujan, dan saat ini kita berada di puncak musim hujan di bulan November, yang akan berlanjut hingga Januari 2026,” ujarnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, lanjutnya, Pemkab Balangan menetapkan status siaga darurat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat respons apabila terjadi bencana di lapangan.

“Status tersebut juga mungkin saja berubah dan diperpanjang jika diperlukan,” tambah Rahmi.

Baca Juga :   PASTIKAN Siap Hadapi Dinamika Lapangan, Kapolresta Cek Peralatan Dalmas

Ia mengingatkan, bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Balangan memiliki potensi tinggi terhadap banjir, seperti di Kecamatan Awayan, yang tahun lalu sempat terdampak akibat luapan air sungai.

“Potensi banjir ini terus kita waspadai, meskipun sangat bergantung pada intensitas curah hujan.

Kalau curah hujan masih dalam kategori sedang atau ringan, mungkin tidak terjadi banjir,” jelasnya.

Dalam upaya mitigasi, BPBD Balangan bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai melalui sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang telah dipasang di sejumlah titik rawan banjir.

Selain itu, Rahmi juga mengimbau masyarakat agar aktif memantau informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG atau kanal informasi BPBD Balangan, serta berperan menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

“Hal ini penting agar kita bisa mewaspadai potensi bencana lebih awal.

Dan yang paling utama, jangan membuang sampah sembarangan ke sungai karena bisa meningkatkan potensi banjir,” imbaunya.(ADV/RJ)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh
KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun
KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut
1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca