SEMARAK FESTIVAL Perkenalkan Kekayaan Tradisi-Budaya Kalsel

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2025, perkenalkan kekayaan tradisi yang memiliki nilai sejarah di Kalimantan Selatan (Kalsel)

Semarak Festival tahunan yang digelar mulai Jumat (8/8/2-25 hingga Minggu (10/8/2025) menjadi ikon pariwisata Banua.

Sekaligus bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan dan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel bersama komunitas, pelaku seni budaya, dan masyarakat

Kegiatan dubuka Gubernur Kalsel H. Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin.Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, mencoba permainaan tradisional khas Banjar, balogo (SuarIndonesia /Adpim)

Festival ini menjadi momentum tepat untuk mensyukuri perjalanan panjang serta capaian pembangunan luar biasa yang telah diraih Kalsel.

“Pasar Terapung adalah warisan budaya yang tidak hanya unik, tetapi juga memiliki nilai sejarah, ekonomi, dan sosial yang tinggi.

Di sinilah tempat bertemunya para pedagang dan pembeli di atas perahu, menyatukan budaya sungai yang khas dengan semangat gotong royong masyarakat kita,” ujar gubernur.

Melalui festival berharap budaya Banjar dapat lebih dikenal masyarakat luas, sekaligus menjadi ruang bagi pelaku UMKM, seniman, dan pelaku wisata untuk tumbuh dan berkembang.

“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan daerah serta menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat.

Baca Juga :   ULM Ungkap Kondisi Satu Korban Selamat dari Laka Maut Rombongan KKN

Mari kita kuatkan rasa cinta terhadap kebudayaan sendiri, dan jadikan festival ini sebagai wadah mempererat persaudaraan serta merayakan keragaman budaya Banua,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kalsel, M. Nur, mengatakan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung menjadi sarana penting untuk memperkuat dan melestarikan budaya Banua.

“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga ajang untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan acara, mulai dari parade kelotok hias, panggung seni dan budaya, hingga stan khusus jajanan pasar tradisional yang memanjakan pengunjung dengan cita rasa autentik khas Banua.

“Deretan stan dari 13 kabupaten/kota juga hadir menampilkan kekayaan budaya dan produk unggulan masing-masing daerah.

Bahkan ada Galeri Wasaka yang memamerkan pusaka seperti mandau, keris, dan koleksi bersejarah lainnya, serta galeri lukisan karya seniman daerah,” terangnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81
BONGKAR BUKTI Dampak ke Masyarakat soal Gugatan Pemadamaan Listrik dan Begini Pendapat Ahli Hukum Administrasi Negara
PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades
KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim
LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

TIM gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melakukan pendinginan di lahan bekas terbakar yang berada di dekat permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Foto: Antara/M Hafif Nikolas)

Nasional

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Jumat, 16 Okt 2026 - 00:56

Ira, orang utan yang diselamatkan dari area area karhutla di Kotim, Rabu malam (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Kalteng

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:10


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KUMAI Diguyur Hujan

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:53

Karhutla di Sampit. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca