REMAJA Mabuk Bawa Sajam Mengamuk, Ibu Kandungnya Kerap Dianiaya

REMAJA Mabuk Bawa Sajam Mengamuk, Ibu Kandungnya Kerap Dianiaya

SuarIndonesia – Seorang remaja bernama Anto (23 dengan membawa saja (senjata tajam) mengamuk kepada orang tua saat berada di dalam rumah.

Sehingga membuat geger warga Jalan Padat Karya Komplek Nusa Indah RT 59 Banjarmasin Utara, Senin dinihari (26/4/2021), sekitar pukul 01.30 WITA.

Anto langsung diamankan warga sekitar dan dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Utara, guna menghindari emosi warga lainnya karena  diduga sering menyakiti orang tuanya

Saat itu untungnya ibu kandungnya, Muslimah (54), tak sempat dipukuli Anto yang sering pulang ke rumah dalam keadaan mabuk berat ini.

Ketika itu,  Anto tiba-tiba melukai dirinya menggunakan sajam yang dipegannya, hingga sampai tak berdaya, langsung diamankan warga.

Ketika itu diduga sempat mendapatkan “bugem mentah” warga yang marah melihat kelakukan Anto.

Dari keterangan salah satu tertangga bernama Firman (23), saat kejadian dirinya tengah berada di rumah mendengar suara teriakan kesakitan dari rumah sebelah.

“Saat saya keluar, saya melihat Anto diduga sempat menyeret ibunya.

Memang Anto sering mabuk pulang ke rumah, dan kerap memukuli ibunya,” ucapnya.

Sebelumnya Anto datang dalam keadaan mabuk berat bersama temannya , disana Anto sempat ngamuk juga kepada teman-temannya.

Dari keterangan Muslimah, Anto kerap memukuli dirinya sewaktu dia dalam keadaan mabuk berat.

“Saya pernah diancam Anto hendak dibunuh, apalagi barang-barang di rumah sudah tak tahu kemana dia membawa.

Padahal kurang apalagi sebagai orang tua sering menanyakan mau makan disediakan, kalau pulang dalam keadaan memar pasti Anto sering marah-marah kepada saya,” ungkap sang ibu.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung Permana Putra SIk, melalui Kanit Reskrim,Ipda Hendra Agustian Ginting, saat dikonfirmasi mengatakan untuk sementara pihkanya amankan.

“Kita rencananya akan melakukan mediasi pedamaian secara kekeluargaan.

Memang Anto sering mengamuk di rumah menjadi sasarannya pasti ibunya dan sudah pernah diamankan sebanyak tiga kali.

Dan saat kejadian tidak ada mermar apa pun di wajah ibunya,” ujar Kanit. (DO)

 150 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: