POLWAN CANTIK Ajak Buronan Kelas Kakap Nikah, Begini Ceritanya

- Penulis

Kamis, 11 April 2024 - 19:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ilustrasi

foto ilustrasi

SuarIndonesia –  Menyamar agar bisa mengelabui para buronan dan akhirnya bisa ditangkap, memang tugas berat. Namun ini tetap dijalankan salah satu Polisi Wanita (Polwan). Ia harus menyamar dan berbohong dengan menggunakan perasaan cinta pada buronan kelas kakap yang sudah diincar jajarannya sejak lama. Aksinya inipun berhasil total.

Dimana awalnya, sang buronan ditinggal menikah oleh kekasih hati. Pria  bernama Balkishan Chaubey ini adalah seorang penduduk di Desa Bijouri, Distrik MAhoba Uttar Pradesh, India.

Chaubey ternyata punya track record yang cukup kelam. Ia tercatat sudah melakukan total 16 kasus kriminal berat dan sudah jadi buronan kepolisian India selama setahun pada tahun 2019.

 

Chaubey bahkan sudah pernah membunuh seorang laki-laki di MP Nowgaon pada Agustus 2019 silam.  Dengan sederet kasus kriminal yang sudah dilakukannya itu, Chaubey jadi salah satu buronan polisi paling dicari. Saking lihainya bersembunyi, kepolisian sempat kesulitan menangkap Chaubey. Setiap kali akan ditangkap polisi, Chaubey selalu berhasil melarikan diri. “Polisi MP berusaha menangkapnya tetapi setiap kali dia berhasil menghindari kami,” ucap Polisi Chhatarpur, SS Baghel.

Namun entah dari mana, ide brilian itu muncul demi Chaubey bisa tertangkap. Ide brilian itu dimulai dengan memerintahkan seorang polisi wanita (polwan) untuk mengelabui Chaubey. Cara yang digunakan pun benar-benar tak biasa.

Polwan cantik yang ditugaskan ini berasal dari Chhatarpur, Madya Pradesh. Ia ditugaskan untuk menyamar dan berpura-pura jadi pengantin wanita si buronan.

Suatu saat, polwan ini mendengar kabar bahwa pria buronan tersebut sedang mencari calon istri untuk dinikahi. Seolah mendapatkan kesempatan emas, jajaran kepolisiannya pun segera bergerak menyusun siasat.

 

Polwan tersebut lantas mulai menjalankan tugasnya dengan menghubungi buronan itu melalui pesan singkat atau SMS. Pihak kepolisian pun sedemikian rupa sudah mengatur agar nomor kartu SIM yang ada di sekitaran area New Delhi diatasnamakan dirinya.

Ia pun menyamar jadi seorang buruh pabrik wanita yang berasal dari Bundelkhand namun sedang tinggal dan bekerja di New Delhi.

Polwan itupun menyamar dan menghubungi Chaubey dan mengatakan bahwa dia salah mengirim pesan singkat. Tapi karena Chaubey memang sedang fokus mencari pasangan, Chaubey pun menanyakan hal itu.

Dari sana, Chaubey dan si polwan jadi sering berhubungan dan dengan cepat jadi dekat satu sama lain. Hal itu benar-benar sesuai dengan keinginan kepolisian.

Baca Juga :   KAPOLDA Kawal Penanganan Karhutla di Kotim

Dan tak lama, seminggu kemudian si polwan melamar Chaubey dan mengajaknya menikah. Chaubey tentu saja tidak menolak tersebut karena merasa sudah menemukan pelabuhan hati terakhirnya. “Setelah satu minggu, wanita itu melamarnya,” ucap Tilak Singh, pengawas polisi dari Chhatarpur, India.

Keduanya lantas berjanji akan bertemu di sebuah kuil di Desa Bijouri untuk mengadakan rangkaian upacar pernikahan khas India pada tanggal 28 November 2019.

Namun hari yang ditunggu-tunggu itu berubah jadi bencana bagi Chaubey. Alih-alih si polwan datang mengenakan gaun pengantin cantik India, ia malah datang mengenakan pakaian biasa.

Tak sendiri, polwan itu datang bersama polisi lainnya dan dengan mudah mereka menangkap Chaubey. Chaubey tidak bisa berkutik dan akhirnya digelandang polisi.

Chaubey pun menjalani sidang pengadilan pada Jumat, 29 November 2019. Permohonan pembelaannya pun juga ditolak dan ia langsung dikirim ke penjara setelahnya.

Tak hanya kisah polwan cantik di India yang berhasil menjebloskan buronan dengan tipu daya penyamarannya. Salah satu polisi asal Indonesia ini juga terkenal akan kemampuan penyamarannya yang tak tersingkap sama sekali.

Ia adalah Iptu Umbaran Wibowo. Selama belasan tahun, warga sekitar dan kalangan jurnalis mengenalnya sebagai seorang wartawan yang bekerja di TVRI. Bahkan Umbaran juga tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Namun siapa yang menyangka jika Umbaran adalah seorang polisi yang menyamar dan kini baru saja dinaikkan jabatannya menjadi Kapolsek.

Ternyata, menjadi seorang jurnalis adalah salah satu tugasnya dalam penyamaran sebagai seorang intel. Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy.

“Iptu Umbaran betul anggota Polri dan benar pernah bekerja sebagai kontributor di TVRI Jateng untuk wilayah Pati,” ucap Iqbal.

Umbaran ternyata ditugaskan untuk melakukan tugas intelijen di wilayah Blora. (*/ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
DISIAPKAN Ratusan Titik Rumah Oksigen-Mobil Keliling Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca