PERKELAHIAN BERDARAH saat Makan Pentol, Teridentifikasi Polisi Ada Tiga Pelaku

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –Perkelahian berdarah Jalan Veteran Gang Raymana, Banjarmasin, ini saat makan pentol, dan teridentifikasi Polisi ada tiga tersangka pelakunya.

Menyebabkan korban luka dan kejadian viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 1 menit 11 detik ini terjadi Senin (2/3/2026) malam.

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto, Jumat (6/3/2026) membenarkan adanya peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian bermula dari perselisihan paham antara korban dan salah satu pelaku saat berada di depan lokasi tempat makan pentol di wilayah Banjarmasin Timur.

“Awalnya terjadi selisih paham antara korban dan pelaku. Setelah itu, pelaku mengajak dua rekannya dan kembali mendatangi korban dengan membawa senjata berupa balok dan kapak,” jelas Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Irwan, warga Banjarmasin Timur, mengalami luka pada bagian pelipis serta punggung atas setelah diserang para pelaku.

Insiden itu juga sempat terekam kamera CCTV di sebuah toko di sekitar lokasi kejadian.Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto

Menerima laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai petunjuk di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami sudah memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan petunjuk di lapangan, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait hasil visum korban,” tutur Morris.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Dari hasil penyelidikan, polisi telah mengidentifikasi tiga orang pelaku yang masing-masing berinisial D, I, dan S. Saat ini ketiganya masih dalam pengejaran petugas.

“Identitas para pelaku sudah kami kantongi. Anggota juga sudah mendatangi rumah masing-masing pelaku, namun dalam sehari ini mereka tidak berada di tempat,” ungkapnya.

Polisi juga telah menemui keluarga para pelaku dan mengimbau agar mereka segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami berharap para pelaku segera menyerahkan diri agar proses hukum bisa berjalan dengan baik. Jika tertangkap, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.

Dari keterangan korban, diketahui korban tidak mengenal para pelaku secara langsung. Namun diduga salah satu pelaku mengenal keluarga korban sehingga insiden tersebut terjadi secara spontan tanpa adanya perencanaan sebelumnya.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka. (YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar
BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran
TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan
DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026
DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi
CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43

KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35

KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Berita Terbaru

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau jumlah titik api di Kalbar. (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:42

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca