PEMPROV KALSEL Rancang Angkutan Terintegrasi ke Bandara Syamsudin Noor

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 22:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dalam rangka mendukung status Bandara Udara Internasional, Pemprov Kalsel melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel, merancang angkutan umum yang terintegrasi.

Salah satu langkah awal adalah menghadirkan angkutan umum khusus menuju bandara.

Status Bandara Syamsudin Noor sebagaimana diketahui telah kembali menjadi Bandara Internasional.

Pemerintah pusat, melalui Menteri Perhubungan mengeluarkan keputusan mengembalikan status internasional Bandara Syamsudin Noor pada 7 Mei 2025.

Keputusan itu dituangkan dengan keputusan bernomor Km 30 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 7 Mei 2025 oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Dalam surat keputusan itu selain Bandara Syamsudin Noor, ditetapkan pula Bandara Supadio di Pontianak sebagai bandara internasional.

Meski berstatus kembali sebagai bandara internasional, sewaktu-waktu bisa saja status tersebut kembali dicabut.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga tengah mempersiapkan integrasi layanan angkutan umum antar kabupaten/kota dengan angkutan bandara.

Hal ini diharapkan dapat memudahkan pergerakan wisatawan maupun masyarakat lokal.

“Kami juga akan menghadirkan layanan bus ‘Tayo Hijau-Kuning’ yang akan dikoneksikan dengan angkutan umum yang sudah tersedia menggunakan pola buy the service.

Ini akan memudahkan masyarakat dan wisatawan yang ingin ke bandara,” jelas Kepala Dishub Kalsel, M. Fitri Hernadi, pada Senin (16/6/2025).

Seluruh upaya diharapkan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :   DIRESMIKAN, Rimba Mart Jual Produk Hasil Hutan

Dengan terbukanya akses langsung ke Kalsel melalui jalur udara internasional, potensi wisata, religi, budaya, dan bisnis di Kalsel akan semakin berkembang.

“Kita ingin Kalsel tidak hanya menjadi persinggahan, tapi menjadi destinasi utama.

Semua ini bermuara pada bagaimana kita menciptakan sistem transportasi yang mendukung ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ucapnya.

Tak hanya itu, dalam rangka mendukung kapasitas operasional penerbangan internasional,  juga telah merancang penambahan runway bandara.

Target pelaksanaan akan terealisasi pada tahun 2026 mendatang.

“Sudah kami rancang penambahan panjang landasan pacu agar bisa didarati pesawat berbadan besar,” beber Fitri.

Dipaparkannya, landasan pacu yang ada saat ini 2.500 meter akan ditambah sepanjang 500 meter.

Rencananya, pembiayaan proyek akan dilakukan secara kolaboratif antara Pemerintah Daerah dan PT Angkasa Pura I. (RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar
MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau
JELANG WAJIB HALAL, BPJPH Sediakan Gratis Sertifikasi Halal UMKM
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi
UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan
PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026
MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:35

KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:00

UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24

PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:54

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Berita Terbaru

Sisa lahan yang ludes terbakar karhutla di Kalsel. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:40

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)(tengah) memberikan keterangan seusai memimpin rapat koordinasi terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Aria Ananda)

Bisnis

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca