PEMKO AKUI Tak Lagi Ada Bantuan Vitamin dan APD

- Penulis

Jumat, 30 Juli 2021 - 23:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Keluhan petugas pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemerintah Kota Banjarmasin yang mengaku tak ada lagi bantuan vitamin dan Alat Pelindung Diri (APD) untuk memakamkan jenazah pasien Covid-19 membuat Pemko angkat bicara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Mukhyar mengatakan, memang benar, petugas pemakaman sudah tak lagi memakai APD dalam prosesi pemakaman jenazah Covid-19.

Ia menyebut, memang di awal-awal Covid-19 para petugas penggali kubur sempat menggunakan baju hazmat. Namun sejak beberapa minggu terakhir, memang sudah tidak mengenakan lagi.

“Nanti kita pintakan lagi ke Dinkes untuk sekitar 5 orang petugas pemakaman yang ada di sana,” ungkapnya saat ditemui awak media di lobi gedung Balai Kota, Jumat (30/07) siang.

Lantas, bagaimana dengan bantuan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh petugas pemakaman? Mengingat mereka adalah orang yang bersentuhan langsung dengan peti jenazah saat memasukkan ke dalam liang lahat.

Terkait hal itu, pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin itu juga mengakui bahwa pihaknya akan mengkoordinasikan kembali dengan Dinas Kesehatan setempat

“Begitu juga dengan suplemen. Akan kita hitung lagi berapa keperluannya. Karena kalau kebanyakan tapi tidak dipakai juga sayang,” ucapnya.

Mukhyar membeberkan, bahwa Pemko memberikan gaji kepada petugas pemelihara TPU. Meskipun diakuinya ada saja dari pihak keluarga yang memberi tambahan untuk upah menggali kubur.

“Mereka digaji Rp1,8 juta per bulan. Tapi itu untuk pemeliharaan belum termasuk pemulasaran. Makanya harus dipikirkan lagi ke depan dengan Dinkes. Selama ini memang belum pernah dapat. Namun tidak ada keluhan juga dari mereka karena bagian dari ibadah,” pungkasnya.

Baca Juga :   LANGKAH AWAL Jabat Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zabua Petakan Titik Rawan

Mukhyar menjelaskan, bahwa di awal-awal pandemi petugas di TPU kerap menggali kubur sampai empat lubang dalam sehari.

Namun sekarang sudah berkurang, seiring dengan banyaknya pihak keluarga yang menguburkan di alkah pribadi atau keluarga.

“Meski angka kematian sekarang tinggi, tapi pihak keluarga bisa memilih membawa jenazah ke alkah sendiri. Kalau di situ semua, tidak bisa menampung lahan yang disediakan. Apalagi lahan itu tidak hanya untuk jenazah Covid-19. Namun juga untuk warga muslimin yang kurang mampu,” paparnya.

Saat ditanya berapa kapasitas keseluruhan lahan makam milik Pemko Banjarmasin yang berlokasi di Jalan A Yani KM 22, Banjarbaru itu. Mukhyar mengklaim lahan tersebut masih mampu menampung banyak jenazah.

“Sekarang memang sudah ada sekitar 300 makam untuk pasien Covid-19. Tapi diperkirakan masih mampu menampung sampai 1.000 lagi,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau
RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca