Kronologi Kematian Khashoggi versi Recep Tayyip Erdogan.

- Penulis

Rabu, 24 Oktober 2018 - 14:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membeberkan kronologi pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi, Istanbul. Dari paparannya, diketahui bahwa pembunuhan Khashoggi telah direncanakan dengan matang.

Berbicara di hadapan anggota parlemen di Ankara, Selasa (23/10), Erdogan mengatakan rencana pembunuhan jurnalis pengkritik Kerajaan Saudi itu dimulai sejak 28 September. Berangsur-angsur, algojo Saudi berdatangan ke Istanbul merencanakan aksi keji tersebut pada 2 Oktober.

Dilansir dalam kumparan, Erdogan berjanji Turki tidak akan menghentikan penyelidikan hingga diketahui seluruh pelaku dan otak dari pembunuhan ini. Dia juga mengatakan, jasad Khashoggi hingga saat ini belum ditemukan. Kepada Raja Salman, Erdogan mendesak agar 18 orang yang ditahan Saudi dikirim ke Turki untuk diadili.

Berikut adalah kronologi pembunuhan Jamal Khashoggi versi Erdogan:

Jumat, 28 September 2018, Pukul 11.50 Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus surat pernikahannya dengan tunangannya, seorang wanita Turki, Hatice Cengiz. Khashoggi dijadwalkan kembali ke Konsulat pada 2 Oktober untuk menyelesaikan pengurusan surat-surat tersebut.

Dari sini, rencana pembunuhan Khashoggi dimulai. Beberapa pegawai Konsulat Saudi langsung terbang ke Riyadh memberikan info rencana kedatangan Khashoggi pada tim pembunuh.

Senin, 1 Oktober 2018, Pukul 16.30 Tim pertama, terdiri dari tiga orang tiba di Istanbul. Mereka check-in ke hotel lalu pergi ke Konsulat.

Di hari yang sama, tim lainnya yang terdiri dari pegawai Konsulat berkendara ke Hutan Belgrad di Istanbul dan ke provinsi Yalova. Diduga mereka melakukan survei lokasi untuk membuang jasad Khashoggi. Wilayah ini telah disisir penyidik, tapi tidak ditemukan barang bukti.

Selasa, 2 Oktober 2018, Pukul 1.45 am Tim kedua, terdiri dari tiga orang, datang ke Istanbul dan check-in di hotel. Tim ketiga juga datang, terdiri dari sembilan orang, termasuk di dalamnya beberapa jenderal dan ahli forensik, diduga Salah Muhammad al-Tubaigy. Mereka check-in di hotel yang berbeda.

Baca Juga :   POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

Pukul 9.50-11.00, Ke-15 orang ini tiba di Konsulat Saudi secara terpisah. Erdogan mengatakan, hal pertama yang mereka lakukan adalah menghancurkan hard disk kamera dan sistem pengawas.

Pukul 11.50, Khashoggi ditelepon Konsulat untuk mengkonfirmasi kehadirannya.

Pukul 13.08, Khashoggi masuk ke Konsulat. Cengiz menunggunya di luar. Itu adalah saat terakhir Cengiz melihat kekasihnya.

Pukul 17.50, Cengiz menelepon aparat Turki, mengatakan Khashoggi tidak juga keluar dari Konsulat dan khawatir hal buruk terjadi pada dirinya.

Dalam penyelidikan pertama, polisi Turki menyimpulkan Khashoggi tidak pernah meninggalkan gedung Konsulat.

Pukul 18.20, Enam dari 15 orang pembunuh Khashoggi meninggalkan Turki dengan jet pribadi menuju Riyadh. Mereka terdiri dari agen intelijen dan ahli forensik.

Pukul 22.50, Tujuh orang pelaku pembunuhan meninggalkan Turki dengan jet pribadi.

3 Oktober 2018, Lepas tengah malam Dua pelaku lagi terbang meninggalkan Istanbul. Salah seorang dari mereka coba menyamar menjadi Khashoggi, untuk memperlihatkan jurnalis itu telah meninggalkan Konsulat. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng
DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand
KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta
KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Pegawai Adaro Andalan Indonesia dan Dua Pegawai Pajak
PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda
PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ
KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus
BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:59

KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:46

BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:58

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:10

TOKOH MASYARAKAT: “Lepas Krayan Jika Tak Mau Mikirin, Siapa Tahu Israel Mau”

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:05

SOAL JALAN: Warga Krayan Ancam Keluar NKRI

Senin, 13 Juli 2026 - 00:39

HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:24

BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara

Berita Terbaru

Kalsel

KABAKARAN di Gang Damai, Dua Rumah Terdampak

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca