KORBAN KECUBUNG Berjatuhan, Puluhan Dilarikan ke RSJ dan IGD Ulin Banjarmasin, Tiga Meninggal Dunia

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Korban buah dan daun kecubung berjatuhan, puluhan orang dilarikan dan dirawat ke RSJ (Rumah Sakit Sambang Lihum)  dan ada pula  dibawa IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Ulin Banjarmasin, dan dari semua tiga di kabarkan meninggal dunia.

Dimana fenomona mengkonsumsi buah kecubung yang saat ini cukup meresahkan di Kalimantan Selatan (Kalsel), dan videonya viral beredar.

Dimana  konsumsi buah kecubung ini yang cukup viral memberikan efek halusiansi yang tak jarang memakan korban.

Dari data yang diperoleh, dalam sepekan ada tiga  orang yang meninggal dunia usai mengkonsumsi buah kecubung, Termasuk baru-baru dialami warga Banjarmasin Timur.

Sebelumnya beberapa korban diantaranya seorang perempuan sempat mengeluarkan buih dari mulutnya dievakuasi ke IGD RSUD Ulin karena  berhalunasi dampak mabuk kecubung terjadi di Jalan Simpang Anem hingga diantarkan oleh relawan  ke RSUD Ulin.

Sebelumnya ada seorang pria menceburkan diri di Sungai Martapura,  Jalan A Yani km 1 Banjarmasin, pada Minggu (7/7/2024) malam.

Untuk wilayah timur ada dicurigai pengedarnya, dan jadi pembicaraan satu korban meninggal dunia. Kemudian atas perintah Kapolsek  AKP Syuaib Abdullah, Kanit Reskrim Ipda Partogi Hutahaean, langsung ke lokasi, belum temukan pengedarnya serta terus dilacak.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Sisi lain, Direktur RSJ Sambang Lihum dr Yuddy Riswandhy Noora sebutkan bahwa kasus intoksikasi kecubung sudah berlangsung sekitar 5 hari yang dari Jumat.

“Ya dari Jumat hingga saat ini, jadi memang dari jumlah yang datang itu semakin hari mengalami peningkatan,” jelasnya.

Dimana, terhitung dari Jumat (5/7/2024) pasien yang masuk ke RSJ Sabang Lihum sebanyak 7 orang sedangkan pada Sabtu (6/7/2024) sebanyak 5 orang.”Ternyata Minggu (7/7/2024) naik lagi 7 orang dan terakhir hingga pagi Senin jumlahnya 9 orang,” ujarnya.

Dari 28 orang yang menjalani perawatan terdiri dari 3 orang perempuan dan 25 orang laki laki serta dua orang meninggal dunia.”Ini akibat kondisi karena menekan pusat napas efek intoksikasi dan ada dua orang berjenis kelamin pria meninggal dunia ” tambahnya. (YI/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal
TERKAIT Karhutla, 5 hingga 6 Perusahaan Bakalan Kena Sanksi
SEMBILAN Sarang Narkoba di Sumut Digerebek Bareksrim Polri
POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda
PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:48

PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:49

SEMBILAN Sarang Narkoba di Sumut Digerebek Bareksrim Polri

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:39

PEMDA Diminta Aktif Sukseskan Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:24

MASYARAKAT Diminta Kumpulkan Bukti Penipuan Pembukaan SPPG

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca