KEMENSOS Siapkan Bantuan bagi Korban Banjir di Kab Banjar

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (tengah) menyalurkan bantuan sembako kepada kelompok rentan di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). (ANTARA/Tumpal Andani A)

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (tengah) menyalurkan bantuan sembako kepada kelompok rentan di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). (ANTARA/Tumpal Andani A)

SuarIndonesia — Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama pemerintah daerah menyiapkan berbagai macam bantuan bagi ribuan korban banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Semua korban banjir harus mendapatkan bantuan, jangan sampai ada korban yang tidak mendapatkan bantuan,” kata Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf saat meninjau posko pengungsian korban banjir di Posko Puskesmas Sungai Tabuk, Banjar, Minggu (4/1/2026).

Ia menyampaikan berbagai bantuan yang akan diberikan kepada para korban banjir disesuaikan dengan kondisi kerusakan rumah.

“Nanti direhabilitasi dan rekonstruksi. Yang paling rusak berat tentu lebih banyak mendapatkan bantuan ya,“ tutur Mensos.

Dia menyebutkan beberapa bantuan itu, yakni Rp15 juta bagi korban meninggal dunia yang diterima ahli waris, yang mengalami luka berat mendapatkan bantuan Rp5 juta dalam bentuk tali asih.

Mensos Saifullah mengatakan setelah masa darurat selesai, korban yang mengalami kerusakan rumah akan mendapatkan bantuan hunian sementara, hunian tetap, bantuan alat-alat dapur dan perabotan rumah tangga senilai Rp3 juta per kepala keluarga (KK).

Namun, kata dia, bantuan itu diberikan setelah melalui proses asesmen dan pendataan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah.

Setelah korban memasuki hunian sementara atau perbaikan rumah tetap, Kemensos akan menyalurkan bantuan perabotan rumah dalam bentuk uang tunai.

Kemudian, Kemensos menyalurkan bantuan kebutuhan hidup berupa lauk pauk dalam bentuk uang tunai senilai Rp450 ribu per orang yang diberikan selama tiga bulan berturut-turut.

Baca Juga :   PULUHAN JEMAAH UMRAH Kalsel Telantar di Jeddah, Bambang Heri Purnama Turun Tangan Bantu Kepulangan ke Tanah Air

“Misal, satu kepala keluarga (KK) ada empat orang, Rp450 ribu ini dikalikan empat orang (menjadi Rp1,8 juta),” ungkapnya.

Dia menjelaskan bantuan lauk pauk ini untuk mendukung korban terdampak bisa bertahan selama masa pemulihan setelah kondisi darurat, sekaligus untuk melengkapi bantuan bentuk perabotan yang diberikan sebelum bantuan lauk pauk.

Tidak hanya itu, setelah proses asesmen lanjutan selesai, Kemensos akan memberikan dukungan pemberdayaan keluarga dalam rangka pemulihan ekonomi senilai Rp5 juta per KK.

“Bantuan ini dikasih setelah pindah ke hunian sementara atau hunian tetap. Jenis-jenis bantuan itu sesuai kondisi kerusakan rumah korban ya, nanti disesuaikan setelah proses asesmen dan pendataan,” ujar Mensos Saifullah, Minggu (4/1/2026) melansir AntaraNews.

Selama masa darurat, Kemensos memastikan bantuan logistik, seperti makanan, pakaian, sembako, dan kebutuhan lainnya akan terus disalurkan bagi para korban banjir melalui sinergi para pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81
BONGKAR BUKTI Dampak ke Masyarakat soal Gugatan Pemadamaan Listrik dan Begini Pendapat Ahli Hukum Administrasi Negara
PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades
KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim
LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

TIM gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melakukan pendinginan di lahan bekas terbakar yang berada di dekat permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Foto: Antara/M Hafif Nikolas)

Nasional

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Jumat, 16 Okt 2026 - 00:56

Ira, orang utan yang diselamatkan dari area area karhutla di Kotim, Rabu malam (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Kalteng

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:10


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KUMAI Diguyur Hujan

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:53

Karhutla di Sampit. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca