KELOTOK Sembako Karam, Tiga Penumpang Selamat

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Tim Gabungan melakukan evakuasi sebuah perahu bermesin atau kelotok pedagang yang karam di DAS Kapuas, Senin (11/5/2026) pagi. (Foto: BPBD Kapuas)

Petugas Tim Gabungan melakukan evakuasi sebuah perahu bermesin atau kelotok pedagang yang karam di DAS Kapuas, Senin (11/5/2026) pagi. (Foto: BPBD Kapuas)

SuarIndonesia — Sebuah perahu bermesin atau kelotok dilaporkan karam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, tepatnya di Desa Bamban Raya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Senin (11/5/2026) pagi.

“Berdasarkan laporan petugas kami di lapangan, kejadian sekitar pukul 08.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang penumpang berhasil selamat setelah dievakuasi oleh tim gabungan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Pangeran S Pandingan, di Kuala Kapuas, Senin (11/5/2026).

Informasi kejadian korban yang berada di dalam perahu diketahui bernama Asmini (55), Rahimah (42), dan Jumiati (30). Seluruh korban selamat tanpa korban jiwa.

Berdasarkan laporan awal, perahu tersebut berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dari Kecamatan Tamban Catur menuju Desa Terusan. Ketiga penumpang diketahui hendak berdagang ke Pasar Desa Terusan dengan membawa sejumlah barang sembako menggunakan perahu bermesin.

Namun, saat berada di tengah sungai, perahu yang mereka gunakan mengalami kebocoran.

Pemilik perahu, Asmini, berupaya menyandarkan perahu ke tepian sungai untuk menghindari tenggelam. Karena tidak menemukan tempat yang aman untuk bersandar, perahu akhirnya menepi ke semak-semak di bantaran sungai sebelum karam.

Baca Juga :   KUALITAS Udara Kotim Masuk Level Berbahaya

Mendapat laporan kejadian tersebut, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kapuas, Satpolairud Polres Kapuas, Dinas Perhubungan Kapuas, pihak kecamatan, serta aparat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban dan barang-barang yang dibawa.

Dalam kejadian itu, satu unit perahu bermesin mengalami kerusakan dan sejumlah barang sembako turut terdampak.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebocoran perahu masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat yang menggunakan transportasi sungai agar selalu memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak sebelum berlayar, terutama saat membawa penumpang dan barang dagangan,” tutur Pangeran dilansir dari AntaraKalteng. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger
TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor
KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi
TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga
TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca