Kadishub Klaim Tarif Parkir Duta Mall Murah

Kadishub Klaim Tarif Parkir Duta Mall Murah

Suarindonesia – Menyusul kenaikan tarif parkir yang diberlakukan oleh Duta Mall Banjarmasin menuai kritik. Sehingga membuat orang nomor satu di Banjarmasin H Ibnu Sina meminta Kadishub Kota Banjarmasin segera mengevaluasi kenaikan parkir tersebut.

Namun Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Drs H Ichwan Noor
Chalik saat diminta tanggapan oleh wartawan, di kantornya, Jumat (8/11/2018) mengaku belum mendapat instruksi langsung oleh Walikota Banjarmasin perihal mengkaji ulang kenaikan tarif parkir Duta Mall Banjarmasin tersebut.

“Kami kan belum dapat instruksi dari pak wali. Sejauh ini kami tidak ada wewenang untuk menindaklanjuti kenaikan tarif parkir Duta Mall. Karena mereka sah-sah saja, karena menurut peraturan tarif parkir memang ditentukan oleh pemilik lahan,” ucap Ichwan Noorchalik.

Ichwan mengungkapkan Walikota Banjarmasin hanya sekali pernah menshare di grup tentang pendapat ahli dari LKI (Lembaga Konsumen Indonesia)
yang menyebutkan bahwa kenaikan tarif parkir tersebut dinilai memberatkan beban masyarakat.

“Walaupun dinilai masyarakat memberatkan, ini masyarakat yang mana.
Seharusnya masyarakat mengetahui bahwa pihak manajemen Duta Mall berlandaskan peraturan tertulis dalam Perda No 7 tahun 2011 yang mengatur tentang tarif parkir,” tegas Ichwan.

Ichwan mengklaim tarif parkir Duta Mall jauh lebih murah dibandingkan dengan tarif parkir mall lainnya di Kota Surabaya dan Kota Jakarta. Apalagi Duta Mall dinilai ichwan menjual barang-barang yang pengunjungnya berasal dari golongan menengah ke atas.

“Kita lihat saja sendiri pengunjung Duta Mall pasti dari golongan elit. Saya rasa tidak ada yang keberatan dengan tarif parkir tersebut. Apalagi kenaikan hanya seribu rupiah untuk motor dan mobil,” kata Ichwan.

Ichwan menjelaskan, dengan naiknya tarif parkir Duta Mall, dipastikan pajak dari tarif parkir tersebut juga naik. Awalnya dari Rp3,5 miluar per tahun, setelah naik tarif parkir di sana, maka akan kami naikkan juga pajak mereka menjadi Rp4 miliar per tahun,” pungkas Ichwan.(SU)

 202 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: