Jokowi Kecam Keras Serangan Roket Israel ke Jalur Gaza

- Penulis

Minggu, 28 Oktober 2018 - 16:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Presiden Joko Widodo (Widodo) mengecam keras aksi serangan roket Israel ke Jalur Gaza pada Jumat (26/10) lalu. Apalagi, lima roket kiriman Israel jatuh ke rumah sakit yang dibangun oleh relawan Indonesia di Jalur Gaza.

Hantaman roket Israel merupakan aksi balas dendam atas serangan roket dari Palestina sepanjang Jumat malam lalu. Diberitakan AFP, tentara Israel berhasil mengintersepsi 10 roket dalam serangkaian serangan tersebut.

“Indonesia mengecam keras serangan Israel karena tidak hanya rumah sakit yang rusak tapi juga wilayah sekitar juga,” ujar Jokowi di Sidoarjo, Minggu (28/10).

Indonesia, kata Jokowi, sebagai negara yang mendukung kemerdekaan untuk Palestina tentu selalu siap memperjuangkan negara tersebut dari gempuran Israel yang tak kunjung usai. Makanya, pemerintah Indonesia akan mempertahankan sikap politiknya di tengah situasi yang semakin memanas antara Israel dan Palestina.

“Indonesia tetap akan selalu di belakang Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Tidak ada kata mundur,” tegas Jokowi.

Saat ini, situasi rumah sakit Indonesia di jalur Gaza tersebut dikabarkan sudah mulai berangsur normal. Pasien yang sempat dievakuasi sudah kembali ke ruangannya masing-masing.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Dalam pemberitaan sebelumnya dari AFP, serangan dari Gaza ke Isreal dilakukan setelah lima warga Palestina tewas saat bentrokan di perbatasan dengan Israel. Situasi sekarang semakin tak kondusif di perbatasan Isreal dan Jalur Gaza karena warga Palestina menyuarakan protesnya secara rutin sejak 30 Maret lalu.

Tak main-main, aksi demonstrasi oleh warga Palestina juga diwarnai dengan pembakaran ban dan pelemparan batu ke pagar pembatas yang dijaga langsung oleh tentara Israel. Aksi pembakaran ban dan pelemparan batu itu dibalas oleh tembakan tentara Israel.

Walhasil, bentrokan antara warga Palestina dan tentara Israel ini menyebabkan ratusan orang tewas. Tepatnya, 200 warga Palestina tewas dan satu tentara Israel tewas.

(BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka
4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca