JEMBATAN Permanen Sei Nango Dianggarkan Rp4,4 M

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengerjaan Jembatan Sei Nango permanen di Desa Tewang Pajangan, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas. (ANTARA/Chandra)

Pengerjaan Jembatan Sei Nango permanen di Desa Tewang Pajangan, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas. (ANTARA/Chandra)

SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menganggarkan dana sekitar Rp4,4 miliar dari APBD tahun 2025 untuk membangun Jembatan Sei Nango menjadi jembatan permanen.

Bupati Gumas Jaya S Monong di Kuala Kurun, Gumas, Selasa (15/7/2025), mengatakan Jembatan Sei Nango terletak di jalan kabupaten Kota Kuala Kurun-Desa Tumbang Miwan di wilayah Kecamatan Kurun, tepatnya di Desa Tewang Pajangan.

“Jembatan Sei Nango ini terbuat dari kayu, yang usianya sudah cukup lama sehingga sering ada kerusakan. Setiap tahun Pemkab Gumas selalu memperbaiki kerusakan yang terjadi pada jembatan tersebut, padahal jembatan ini merupakan penghubung utama pada sejumlah wilayah di Kabupaten Gunung Mas,” kata Jaya, dilansir dari ANTARANews.

Oleh sebab itu, Pemkab Gumas menganggarkan Rp4,4 miliar untuk membuat Jembatan Sei Nango menjadi jembatan permanen dengan konstruksi pile slab. Dengan menjadi jembatan permanen diharap perbaikan setiap tahun seperti yang dilakukan terhadap jembatan kayu tidak lagi terjadi.

Kepala DPU Baryen menerangkan, persiapan pengerjaan pembangunan Jembatan Sei Nango permanen sudah berjalan. Jika semua berjalan lancar, ia optimistis jembatan permanen rampung dalam jangka waktu 180 hari ke depan.

Ia menjelaskan, Jembatan Sei Nango permanen dibangun di samping jembatan kayu. Selama pembangunan jembatan permanen, jembatan kayu tetap dipertahankan demi menjaga arus lalu lintas masyarakat.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Dengan demikian, sambung Baryen, masyarakat tetap dapat menggunakan Jembatan Sei Nango yang lama jika ingin melintas di ruas jalan Kuala Kurun-Tumbang Miwan.

“Jembatan Sei Nango terletak di lembah, jadi nanti jembatan permanen juga akan ditinggikan, hampir 1,5 meter di atas lantai jembatan kayu yang ada saat ini, supaya masyarakat lebih nyaman saat melewati jembatan permanen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, penanganan jembatan merupakan salah satu fokus dari Bupati dan Wakil Bupati Gumas Jaya S Monong-Efrensia LP Umbing, yang tertuang dalam program unggulan Tambun Bungai Maju, yakni untuk mencapai misi peningkatan pembangunan infrastruktur, wilayah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Selain pembangunan Jembatan Sei Nango permanen, tahun 2025 ini ada juga pembangunan jembatan permanen lainnya. Ada yang ditargetkan selesai tahun ini dan ada yang dilakukan secara bertahap,” kata Baryen. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim
KUMAI Diguyur Hujan
KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla
PETUGAS KARHUTLA KOBAR, Tinggalkan Keluarga ke Medan Berbahaya
KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting
TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan
TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

TIM gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melakukan pendinginan di lahan bekas terbakar yang berada di dekat permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Foto: Antara/M Hafif Nikolas)

Nasional

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Jumat, 16 Okt 2026 - 00:56

Ira, orang utan yang diselamatkan dari area area karhutla di Kotim, Rabu malam (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Kalteng

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:10


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KUMAI Diguyur Hujan

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:53

Karhutla di Sampit. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca