INSENTIF RP1,5 JUTA Diberikan pada 1.800 RT di Banjarmasin

- Penulis

Senin, 6 Juli 2020 - 19:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memberikan insentif sebesar Rp1,5 juta kepada sekitar 1.800 RT di kota berjuluk seribu sungai ini.

Insentif ini digunakan untuk mendukung program pembentukan Kampung Sehat, dan Kampung  Tangguh Banua di masa pembatasan sosial berskala kecil (PSBK).

Insentif ini sebagian diambil dari anggaran Percepatan Penanganan CoVID-19 yang baru kembali direalokasi untuk kelima kalinya oleh Pemko. Dari semula hanya Rp51 miliar, menjadi Rp170 miliar.

“Hanya beberapa yang baru menggunakan. Karena nota dinas persetujuannya baru seminggu yang lalu. Proses pencairannya mungkin dibantu oleh pihak kelurahan,” ucap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Senin (06/07/2020).

Ibnu menjelaskan, dalam pembentukan kampung tangguh ini juga Pemko juga menyokong dari segi lumbung pangan. Dikelola oleh Dinas Sosial serta didukung oleh Bulog untuk stok beras guna membantu program tersebut.

“Awalnya kita memang meminta partisipasi masyarakat, walaupun juga kebutuhan pemenuhan lumbung pangan dibantu Dinsos. Di Bulog kita masih punya cadangan beras untuk bencana untuk memenuhi kebutuhan di kampung tangguh,” jelasnya.

Selain itu Ibnu menjelaskan, realokasi anggaran Rp170 miliar itu juga digunakan untuk keperluan lain. Khususnya yang paling banyak menyedot anggaran untuk biaya tak terduga Dinas Kesehatan. Termasuk pembelian alat Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

“Yang paling banyak menyedot biaya tak terduga untuk bidang kesehatan. Apalagi dilihat kondisi seperti saat ini. Mau tak mau harus beli PCR sendiri, mau tak mau harus dialokasikan,” bebernya.

Meski Pemerintah Provinsi Kalsel sudah mendapat bantuan alat tersebut dari Pemerintah Pusat, akan tetapi menurut Ibnu, lebih efektif jika Banjarmasin memiliki sendiri.

“Karena kita perlu cepat dalam pemeriksaan,  jangan sampai spot jantung terus karena angkanya baru keluar seminggu lagi,” katanya.

Meski harganya mahal menurut Ibnu, pembelian alat Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) ini tak akan mubazir meski wabah virus Corona berakhir. Sebab alat tersebut juga bisa digunakan untuk keperluan lain.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERIDENTIFIKASI 20 Jenazah dari 42 Korban KM Virgo Transport 8, Terus Dilakukan DVI Polda Kalsel
KAPAL IMBAL Bocor dan Mati Mesin di Teluk Muara Sampit, 38 Pekerja Dievakuasi
KEPEDULIAN KESEHATAN Partai UMMAT Kalsel Bagikan Ribuan Masker
DISOROT Menurunnya Daya Beli di Pasar Paringin
HARI KE-12, Ditemukan 14 Jasad Korban KM Virgo Transport 8
ATASI Antrian BBM, Pansus Kalsel Matangkan Data
PANSUS DPRD Kalsel Bahas Perubahan Tatib
PELUKAN TERAKHIR di Laut : Janji Suci Pasangan Yuli dan Abdianoor hingga Ajal Menjemput

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:45

TERIDENTIFIKASI 20 Jenazah dari 42 Korban KM Virgo Transport 8, Terus Dilakukan DVI Polda Kalsel

Kamis, 24 September 2026 - 22:26

KAPAL IMBAL Bocor dan Mati Mesin di Teluk Muara Sampit, 38 Pekerja Dievakuasi

Kamis, 24 September 2026 - 21:35

KEPEDULIAN KESEHATAN Partai UMMAT Kalsel Bagikan Ribuan Masker

Kamis, 24 September 2026 - 19:45

BMKG: 24-28 September Sebagian Kalsel Hujan Ringan

Kamis, 24 September 2026 - 19:39

HARI KE-12, Ditemukan 14 Jasad Korban KM Virgo Transport 8

Kamis, 24 September 2026 - 14:12

ATASI Antrian BBM, Pansus Kalsel Matangkan Data

Kamis, 24 September 2026 - 14:07

PANSUS DPRD Kalsel Bahas Perubahan Tatib

Kamis, 24 September 2026 - 13:59

PELUKAN TERAKHIR di Laut : Janji Suci Pasangan Yuli dan Abdianoor hingga Ajal Menjemput

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi kekeringan musim kemarau. (Foto: gemini.ai)

Kalteng

195 SUMUR BOR Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Kamis, 24 Sep 2026 - 22:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca