CEGAH DAMPAK ASAP, Menkes: Kelompok Rentan Perlu Batasi Kegiatan di Luar

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


WARGA menggunakan masker akibat kabut asap saat berada di objek wisata bantaran Sungai Kahayan, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: HO-Antara)

WARGA menggunakan masker akibat kabut asap saat berada di objek wisata bantaran Sungai Kahayan, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: HO-Antara)

SuarIndonesia — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan, untuk membatasi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih berlangsung guna mengurangi paparan yang dapat mengganggu kesehatan.

Budi Gunadi di Jakarta, Senin (19/10/2026), mengatakan pihaknya terus berupaya melindungi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak kabut asap. Meski tidak dapat menghentikan sumber asap, Kemenkes memastikan upaya pencegahan dan penanganan gangguan kesehatan akibat paparan asap dilakukan, termasuk melalui penyediaan obat-obatan di puskesmas wilayah terdampak.

“Pesan saya, terutama untuk kelompok rentan, jangan keluar rumah. Kalau terpaksa keluar, sebisa mungkin biarkan anggota keluarga yang tidak rentan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Menkes Budi menjelaskan paparan asap perlu dicegah, karena dapat berdampak pada saluran pernapasan, mata, dan kulit. Jika harus beraktivitas di luar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker, terutama masker N95 jika tersedia.

Masyarakat juga disarankan memakai kacamata untuk melindungi mata serta pakaian berlengan panjang untuk mengurangi paparan partikel asap pada kulit.

Selain itu, masyarakat perlu membersihkan diri setelah kembali dari luar rumah. Menkes mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama terpapar kabut asap, seperti batuk, iritasi mata atau kulit yang mengalami iritasi dan gatal berkepanjangan.

Baca Juga :   PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

“Jangan menunggu sampai batuk darah. Kalau mulai batuk, mata mengalami iritasi atau kulit terus-menerus gatal dan iritasi, segera periksa ke puskesmas terdekat,” kata Budi, melansir dari Antara.

Menkes menegaskan bahwa membatasi aktivitas di luar rumah, menggunakan pelindung saat terpaksa keluar, dan segera memeriksakan diri ketika mengalami gejala merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat selama kabut asap berlangsung.

Dia menambahkan puskesmas di wilayah terdampak telah disiapkan dengan suplai obat-obatan untuk menangani gangguan kesehatan akibat paparan asap. Masyarakat diharapkan mengikuti anjuran pencegahan dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan
98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan
INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan
PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan
WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting
GIM DARING bukan Pemicu Utama Radikalisasi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:16

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) memberikan keterangan seusai rapat koordinasi MBG di Jakarta, Senin (19/10/2026). (Foto: Antara/Shofi Ayudiana)

Nasional

10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca