BKSDA Evakuasi Satwa Dilindungi

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Konflik Manusia dan Satwa Liar BKSDA Kalimantan Selatan mengevakuasi satwa dilindungi, yakni, buaya muara (Crocodylus porosus) (Foto: ANTARA-HO/BKSDA Kalsel)

Tim Satgas Konflik Manusia dan Satwa Liar BKSDA Kalimantan Selatan mengevakuasi satwa dilindungi, yakni, buaya muara (Crocodylus porosus) (Foto: ANTARA-HO/BKSDA Kalsel)

SuarIndonesia — Tim Satgas Konflik Manusia dan Satwa Liar BKSDA Kalimantan Selatan (Kalsel) mengevakuasi sejumlah satwa dilindungi yakni buaya muara (Crocodylus porosus), Owa Jenggot Putih (Hylobates albibarbis), binturong (Arctictis binturong), dan burung Kakatua Tanimbar (Cacatua goffiniana).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel Agus Ngurah Krisna K di Banjarbaru, Selasa (18/2/2025), mengatakan evakuasi dilakukan karena belum terpenuhinya persyaratan luas lahan minimal 2 hektare untuk konservasi dan proses evakuasi tidak mudah.

“Tapi saya bersyukur proses evakuasi berjalan lancar. Petugas dan satwa tidak ada yang cedera,” katanya.

Penyerahan satwa dilakukan secara simbolis oleh Kepala UPTD Poliklinik Hewan dan Kebun Binatang Mini (PHKBM) Noor Hidayat kepada Kepala BKSDA Kalsel Agus Ngurah Krisna K.

Sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan Nomor:P.22/MENLHK/SETJEN/KUM.1/5/2019 tentang Lembaga Konservasi, calon LK (Taman Satwa), harus menyediakan lahan minimal seluas dua hektare.

Proses pemindahan sepasang buaya, Si Udin dan Si Gina, kata dia, memerlukan usaha yang luar biasa. Dengan berat badan Si Udin, yang mencapai satu ton proses evakuasi harus dibantu dengan ditarik mobil gardan ganda.

Sementara Si Gina, yang beratnya sedikit lebih ringan yaitu berat 400 kg, proses evakuasi dapat dilakukan sedikit lebih cepat.

Baca Juga :   DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih

Semua satwa yang telah dievakuasi ini, kata dia, selanjutnya akan dititip-rawat di penangkar dan LK yang berada di bawah binaan BKSDA Kalsel.

Satwa buaya, selanjutnya akan dititip-rawat ke LK Jhonlin Lestari di Batu Licin. Sementara burung, binturong, dan rusa, akan dititip-rawat di penangkar yang ada di Banjarbaru.

Sementara itu, dilansir dari AntaraKalsel, hewan yang berhasil dievakuasi yakni empat buaya muara, tiga Owa Jenggot Putih, dua binturong (Arctictis binturong), dan burung Kakatua Tanimbar.

Satwa tersebut dititiprawatkan di UPTD PHKBM Kota Banjarmasin, yang terletak di Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca