Antisipasi Maraknya Menyetrum Ikan

Antisipasi Maraknya Menyetrum Ikan

Suarindonesia – Mengantisipasi maraknya penyetrum ikan di desa-desa, pihak Polres Hulu Sungai Tengah(HST)sosialisasi tentang larangan penangkapan ikan dengan cara menyetrum, Selasa (27/11).

Menurut Kapolres HSTengah, AKBP Sabana Atmojo mengatakan, kegiatan FGD (Focus Group Discusion) kali ini tentang Penangkapan Ikan Menggunakan Setrum di wilayah Kabupaten HST.

Hadir Plt Bupati HST, Drs H Achmad Chairansyah, Dandim 1002/Barabai yang diwakili Kasi Intel, Kapten Inf Subhan, Danyon 621 Manuntung yang diwakili Kapten, Indra Surya.

Diikuti pula Ketua MUI Kabupaten HST, KH Wajihuddin, para Pejabat Utama Polres HST, Kapolsek Jajaran, Danramil Kodim 1002/Barabai, Camat se Kabupaten HST, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perwakilan Kepala Desa Kabupaten HST, Perwakilan Tokoh Agama, Perwakilan Tokoh Masyarakat (Kecamatan Haruyan, Kecamatan LAS, Kecamatan LAU, Kecamatan Pandawan).

Kapolres menyampaikan tujuan diadakannya FGD untuk mencegah adanya konflik sosial antar masyarakat yang diakibatkan adanya penyetruman ikan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk meninggalkan cara penyetruman guna menjaga Sitkamtibmas yang kindusif di wilayah Kabupaten HST.

Pada kesempatan tersebut Kapolres HST juga mengajak semua elemen masyarakat untuk mensukseskan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten HST.

“Intinya dalam kegiatan ini kami kembali mensosialisasikan larangan bahaya menggunakan alat setrum ikan yang mana melanggar dengan UU 31 tahun 2004,’’ ucap kapolres. (ZI)

 235 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: