USAI TENGGAK MIRAS Seorang Mahasiswa Kemudikan Mobil Tabrak Dua Pengendara dan Sempat Kabur

USAI TENGGAK MIRAS Seorang Mahasiswa Kemudikan Mobil Tabrak Dua Pengendara dan Sempat Kabur

SuarIndonesia – Seorang mahasiswa diduga dalam kondisi pengaruh minuman beralkhol naik mobil, menabrak dua pengendara lain di dua tenpat berbeda, dan kemudian kabur, Senin (15/3/2021) malam lalu.

Akibat aksi Muhammad Syahril (23) warga Jalan Ray II Kelurahan Sungai Pitung Alalak Kabupaten Barito Kuala harus berurusan dengan petugas Unit laka Lantas Polresta Banjarmasin.

Saat di konfirmasikan, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya melalui Kanit Gakkum, AKP Eska P membenarkan hal tersebut.

“Ya memang benar, pelaku ketika mengendari mobil Daihatsu Sigra DA 1289 MF diduga dalam pengaruh minuman keras, ini berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan,” jelas Eska, Selasa (16/3).

Dikatakan Eska, si pengemudi diduga melakukan tabrak lari pada dua lokasi berbed.

Sebelum berangkat dari rumahnya bersama temannya untuk mengambil kue di Martapura.

“Saat berangkat itu, ia sudah terlebih dulu minum Vodka di rumah,” ujarnya lagi.

Usai mengambil kue dari Martapura, Syaril menuju Banjarmasin dengan melajuĀ  hingga menyerempet sebuah sepeda motor Honda Spacy DA 6624 VC yang dikendarai Diana Riani.

Bukannya berhenti, pengemudi mobil Sigra tersebut malah tancap gas untuk melarikan diri. .

Tepat di Jalan Taman Sari di depan kediaman rumah dinas wakil gubernur, mobil tersebut kembali menabrak pengendara sepeda motor Honda Scoopy DA 6259 BBM.

Apesnya pada saat itu, Syaril tak bisa berkutik lagi karena langsung diamankan petugas piket kediaman wakil gubernur.

“Saat ini barang bukti mobil dan pengemudinya sudah diamankan di Mapolresta Banjarmasin guna pemeriksaan,” tambahnya.

Disinggung, apakah pemilik mobil Sigra akan di tahan.

Eska kembali.mengatakan bahwa sejauh ini belum melakukan penahanan terhadap pengemudi karena pasal yang dikenakan ialah Pasal 310 ayat 2 Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas.

“Tidak ada korban jiwa, korban hanya luka ringan dan hanya menyebabkan kerugian materil.

Tuntutannya pun hanya satu tahun. Jadi tidak ditahan dan kemungkinan hanya kita wajibkan wajib lapor,” tuturnya. (YI)

 286 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: