SuarIndonesia- Pejabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, mengakui stok Vaksin di Kalsel mulai menipis.
Meski stok masih tersedia namun tidak bis diperuntukkan program vaksinasi massal.
“Semua petugas kita siap melaksanakan program vaksinasi melebihi kapasitas yang ditentukan asal vaksin tersedia,” ujar Safrizal, Selasa (3/8/2021).
Dikatakan Safrizal, pihaknya masih menunggu suplai tambahan vaksin dari pemerintah pusat. Berdasarkan penjelasan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebelumnya akan disuplai vaksin dalam jumlah besar pada bulan Agustus ini.
Diprediksi suplai besar tersebut dilaksanakan pertengahan sampai akhir Agustus.
“Informasi antara 40 sampai 50 ribu dosis yang disuplai. Saat ini kita memperoleh masih secara terbatas, karena itu berapapun yang dikirim kepada kita kita manfaatkan dalam rangka memberikan vaksinasi. Kita masih menunggu siraman yang lebih banyak lagi,” bebernya.
Ditanya berapa persentase capaian vaksinasi di Kalsel, Safrizal menyebut sudah mencapai 21 persen dari target.
“Data terkabir untuk vaksin dosisi pertama 14 persen, dan dosisi kedua 7 persen. Totalnya 21 persen,” ungkapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















