SuarIndonesia – Selama pancemi Covid-19, tren dari kasus pencurian di Wilkum Polda Kalsel (Wilayah Hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan) menurun.
“Dari kasusnya itu, penurunan terjadi pada periode April dan Mei. Kita terus menekan dalam operasi Aman Nusa II ini,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Sugeng Riyadi, ketika ditanya wartawan, Kamis (9/7/2020).
Disampaikan data menunjukkan untuk pencurian sepeda motor (curanmor) selama Februari 41 kasus, memasuki Maret turun 25 kasus.
April 13 kasus, Mei 18 kasus dan Juni 2020 meningkat lagi menjadi 38 kasus.
Kemudian kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Maret 45 kasus, April 41 kasus, Mei 25 kasus dan Juni 42 kasus. Sedangkan pencurian dengan kekerasan pada Maret 10 kasus, April 7 kasus, Mei 3 kasus dan Juni 6 kasus.
Pada bagian lain disebutnya, ada kecenderungan peningkatan kembali kasus memasuki Juni atau ketika itu pasca Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pada tiga daerah.
Yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala.
“Kecendrungan kasus curanmor dan curat ini menjadi perhatian jajaran,” tambah Kombes Pol Sugeng.
Dikatakan pula, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Karena situasi saat ini dengan kondisi faktor ekonomi bisa jadi pemicu orang nekad menjadi pelaku kejahatan. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















