Tiga Tahun Ibnu-Herman, Launching Satu Juta Bakul Purun

Tiga Tahun Ibnu-Herman, Launching Satu Juta Bakul Purun

Suarindonesia – Keberhasilan larangan penggunaan kantong plastik di Toko Moderen di era kepemimpinan Walikota H Ibnu Sina dan Wakilnya H Hermasyah kembali diluncurkan dengan pembagian satu juta bakul purun di Kota Banjarmasin.

Launching lanjutan larangan penggunaan kantong plastik ini akan diberlakukan di pasar-pasar Tltradisonal yang secara resmi mulai 14 Februari bersamaan peringatan tiga tahun kepemimpinan Walikota H Ibnu Sina dan Wakilnya H Hermansyah guna mewujudkan Banjarmasin Bersih wan Nyaman.

Persiapan acara tersebut digelar di Ruang Berintergrasi Banjarmasin. “Peringatan dua tahun kepemimpinan Walikota H Ibnu Sina dan H Hermansyah ini ditandai dengan launching pembagian 1 juta tas bakul purun di semua pasar-Plpasar tradisional se Kota Banjarmasin,’’ungkap Politisi PDIP Kalsel ini kepada awak media, di Banjarmasin.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini mengatakan dulu yang menjadi sasaran untuk launching pengurangan kantong plastik di pertokoan modern dan kini merambah ke pasar tradisional.

“Keberhasilan larangan penggunaan kantong plastik di pasar modern kemudian merambah ke pasar tradisional yang mulai diterapkan pada bulan Februari mendatang,’’ ungkap Wawali Hermansyah usai memimpin rapat gabungan, di Ruang Berintegrasi Banjarmasin, Rabu (30/1/2019).

Di hadapan jajaran Dinas dan SKPD terkait, Wakil Walikota Hermansyah mengatakan penerapan larangan penggunaan kantong plastik dalam transaksi jual beli egera diterapkan di pasar tradisional.

Hermansyah menyebutkan untuk dua pasar yang menjadi pioner pasar yang menerapkan pengurangan kantong plastik adalah pasar Pandu yang terletak di Banjarmasin Timur dan pasar Teluk Dalam di Banjarmasin Tengah.

Sedangkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Drs H Khairil Anwar menyampaikan untuk pengganti kantong plastik yang dilarang penggunaannya di dua pasar tersebut adalah bakul purun.

“Sesuai instruksi wakil walikota saat rapat tadi bahwa sejak tanggal 14 Februari itu pada dua pasar ini. Selanjutnya dalam melaksanakan transaksi jual beli harus menggunakan bakul purun dan jangan sampai ada lagi yang menggunakan kantong plastik ini,” ujar Khairil Anwar.

Khairil Anwar menegaskan meski hanya dua pasar yang diberlakukan pengurangan kantong plastik. Namun ia berharap lebih jauh semua pasar tradisional ikut menerapkan penggunaan bakul purun sebagai upaya pengurangan kantong plastik.(SU)

 234 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: