TERPIDANA Penggelapan dalam Jabatan yang Buron 3 Tahun Ditangkap

Bagikan :
TERPIDANA Penggelapan dalam Jabatan yang Buron 3 Tahun Ditangkap

SuarIndonesia -Terpidana Syahrani Adrian S.Sos, M.Si, yang terlibar perkara penggelapan dalam jabatan dan menjadi buronan selama 3 tahun, ditangkap Selasa (10/5/2022).

Terpidana digiring Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri Dumai

“Iya terpidana erupakan buronan tindak pidana penggelapan dalam Jabatan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Dumai sejak tahun 2019,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Dr Ketut Sumedana, Rabu (11/5/2022).

Adapun pengamanan yang dilakukan terhadap Terpidana guna melaksanakan Putusan Mahkamah Agung No. 711 K/Pid/2018 tanggal 4 September 2018 yang menyatakan Terpidana . terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan dan melanggar Pasal 374 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke – 1 KUHPidana.

Terpidana diamankan di rumahnya Jalan Pangkalan Sena  No.12 RT 003 Kelurahan Simpang Tetap Darul Ichsan Kecamatan Dumai Barat  Kota Dumai Provinsi Riau.

Disebut, karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut, dan oleh karenanya masuk dalam DPO.

Selanjutnya, Tim melakukan pemantauan dan setelah dipastikan keberadaannya, segera mengamankan.

Setelah dilakukan pengamanan, terpidana dibawa menuju Klinik Citra Medika Dumai untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan serta swab antigen dan dinyatakan sehat atau negatif Covid-19.

Selanjutnya, Tim Jaksa Eksekutor melakukan penahanan terhadap terpidana di Rumah Tahanan Kelas IIB Dumai.

Jaksa Agung RI meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum.

“Kita imbau kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya,” pungkas Ketut Sumedana. (*/ZI)

 

 

 

 2,609 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.