TERDAKWA ‘Paketan Sembako”, Edy Suryadi Divonis Jalani Masa Percobaan 8 Bulan

TERDAKWA ‘Paketan Sembako”, Edy Suryadi Divonis Jalani Masa Percobaan 8 Bulan

SuarIndonesia – Tersakwa Edy Suryadi, ‘paketan sembako” divonis jalani masa percobaan 8 bulan.

Ia terbukti dalam persidangan melakukan tindak pidana seperti yang diatur dalam Pasal 378 KUHP.

Diketahui dari persidangan sebelumnya, kasus yang membelit Edy diawali dari persolan cek kosong yang diserahkannya kepada pelapor, H Aftahuddin.

Dimana cek bertuliskan nilai Rp 375 juta itu disebut sebagai jaminan pembayaran atas pemesanan sejumlah paket sembako kepada pelapor yaitu H Aftahuddin pada Tanggal 10 April Tahun 2019 lalu.

Edy Suryadi divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin hukuman empat bulan kurungan.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama empat bulan,” kata Ketua Majelis Hakim, Heru Kuntjoro membacakan putusan, Senin (19/4/2021).

Meski demikian, dalam putusan tersebut Majelis Hakim menetapkan agar hukuman kurungan tak perlu dijalani.

Kecuali jika terdakwa terbukti kembali melakukan tindak pidana selama masa percobaan delapan bulan.

Dalam putusannya, Majelis Hakim menolak seluruh pledoi yang diajukan terdakwa melalui kuasa hukumnya, M Gazali.

Dimana Gazali dalam pledoi mengemukakan bahwa kasus yang menyeret kliennya adalah kasus perdata dan bukan perkara pidana.

Selain itu, dalam pledoi juga disebut bahwa sudah ada pencabutan laporan dari pelapor, sudah adanya perjanjian damai antara pelapor dan terdakwa serta terdakwa sudah melunasi seluruh kerugian yang sempat dialami pelapor.

Meski pledoi ditolak, sejumlah hal termasuk terdakwa yany mengakui kesalahan dan berinisiatif menyelesaikan persoalan hutang yang mendasari perkara menjadi pertimbangan Majelis Hakim.

Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Edy dihukum penjara selama lima bulan dengan masa percobaan sepuluh bulan.

Mendengar putusan tersebut, Edy yang hadir mengenakan kemeja putih berkoordinasi dengan kuasa hukumnya dan menyatakan pikir-pikir.

Begitu pula Jaksa Penuntut Umum, Ira Purbasari juga menyatakan pikir-pikir atas putusan Majelis Hakim. (ZI)

 

 317 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: