STANLY KOPALIT Terpidana Buronan Penipu Bangun Rumah Disergap

Bagikan :
STANLY KOPALIT Terpidana Buronan Penipu Bangun Rumah Disergap

SuarIndonesia – Stanly Kopalit ( 48), salah seorang terpidana yang menjadi buronan penipuan bangun rumah disergap, Sabtu (23/4/2022) di Jalan Tumpang – Kwalangkoan Lansot Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara.

Pentergapan dilakukan,Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Buronan ini perkara penipuan yang ditangani  Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Dr Ketut Sumedana, membenarkan ada diamankan buronan tersebut, yang beralat tinggal di Kelurahan Woloan Satu Utara Lingkungan V Kec. Tomohon Barat Kota.
Tomohon, Sulawesi Utara.

Dikatakan, terpidana telah melakukan penipuan dengan berjanji akan menyelesaikan pengerjaan satu) unit rumah milik korban HL seharga Rp240.000.000.

Namun waktu yang telah disepakati,terpidana tidak pernah mengerjakan pembuatan rumah yang dijanjikannya padahal korban sudah melakukan pembayaran dengan jumlah total keseluruhan Rp 227.500.000.

Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Makale Nomor: 82/Pid.B/2021/PN Mak. tanggal 07 Oktober 2021, terpidana Stanly Kopalit terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dalam dakwaan kedua Pasal 378 KUHP oleh Penuntut Umum, dan oleh karenanya terpidana dijatuhi pidana penjara selama tiga) tahun dan 6 bulan.

Terpidana diamankan karena tidak pernah beritikad baik atas pemberitahuan dan pemanggilan sebanyak tiga kali yang dikirimkan  Jaksa Eksekutor ke alamatnya.

Namun atas panggilan tersebut Terpidana tetap tidak pernah menghadiri eksekusi.

Selain itu, nomor ponsel yang digunakan terpidana tidak dapat lagi dihubungi dan tak didapati keberadaannya di rumah tinggalnya.

Maka terpidana dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Selanjutnya, tim bergerak cepat untuk melakukan pemantauan hingga diamankannya dan segera dibawa untuk dilaksanakan eksekusi. (*/ZI)

 

 

 

 

 

 6,812 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.