Suarindonesia – SMP Kanaan Banjarmasin jadi sasaran pencegahan kenakalan temaja dan penyalahgunaan narkoba, Senin (19/10/2026).
Upaya ini dilakukan jajaran Polsek Banjarmasin Tengah. Kali ini, Kapolsek AKP Bimasa Zebua, memberikan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada siswa.
Kegiatan berlangsung di aula SMP Kanaan, Jalan AES Nasution, Kelurahan Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan,. diikuti sekitar 60 orang, terdiri dari dewan guru dan para siswa.
AKP Bimasa Zebua menyoroti sejumlah persoalan yang rentan memengaruhi kehidupan dan masa depan remaja, mulai dari kenakalan pelajar, bahaya narkoba, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan media sosial.
Kapolsek mengingatkan bahwa kenakalan remaja dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, balap liar, perkelahian, perundungan atau bullying, serta pelanggaran aturan sekolah dan hukum.
Karena itu, para pelajar diminta lebih selektif dalam memilih teman bergaul, mematuhi tata tertib sekolah, serta menghormati orang tua dan guru.
Siswa juga diingatkan agar tidak mudah terbawa ajakan teman yang berpotensi menjerumuskan mereka ke dalam perbuatan negatif.
Selain itu, bahaya penyalahgunaan narkotika menjadi perhatian khusus dalam kegiatan tersebut.
Kapolsek menegaskan bahwa narkoba dapat mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda, para siswa diimbau tidak mencoba, menggunakan, membeli, apalagi mengedarkan barang terlarang.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap obat-obatan maupun cairan rokok elektrik yang tidak jelas kandungan dan asal-usulnya.
Para siswa diminta tidak sembarangan menerima atau menggunakan produk yang belum diketahui keamanannya.
AKP Bimasa juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dalam pergaulan, termasuk saat berinteraksi melalui media sosial dan aplikasi pesan.
Menurutnya, ruang digital dapat dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan, memberikan pengaruh negatif, hingga mengeksploitasi anak melalui permintaan foto atau video pribadi.
Para pelajar diminta tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal di dunia maya, menjaga informasi pribadi, serta berani menolak ajakan yang bertentangan dengan norma dan hukum.
Apabila mengalami ancaman, tekanan, atau pelecehan, mereka diharapkan segera meminta bantuan kepada orang tua, guru yang dipercaya, maupun pihak kepolisian.
Kapolsek turut menekankan pentingnya komunikasi antara anak, keluarga, dan pihak sekolah.
Menurutnya, masa remaja merupakan periode pencarian jati diri sehingga membutuhkan pendampingan agar tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun informasi yang menyesatkan.
“Para siswa harus mampu menjaga diri, disiplin, menaati aturan, dan tidak terjerumus dalam kenakalan remaja maupun penyalahgunaan narkoba.
Masa depan masih panjang sehingga harus diisi dengan kegiatan positif dan belajar dengan sungguh-sungguh,” tekannya.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar menghargai perjuangan orang tua yang telah berupaya memberikan pendidikan dan memenuhi kebutuhan mereka.
Hal itu hendaknya menjadi motivasi untuk belajar lebih giat, bertanggung jawab, serta tumbuh menjadi generasi muda yang taat hukum.
Kepala SMP Kanaan Banjarmasin, Rita Sarah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolsek beserta jajarannya.
Pihak sekolah menyambut baik penyuluhan tersebut sebagai upaya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga perilaku dan menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja.
Kegiatan turut dihadiri Kanit Binmas Polsek Banjarmasin Tengah Iptu Syamlawih dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gadang Aiptu Naufal Afdoli, S.H., serta para guru dan siswa SMP Kanaan.
Kegiatan dengan sesi tanya jawab antara polisi dan pelajar, penyerahan piagam dari pihak sekolah. (*/DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















