SEORANG PENGAMEN Ditikam dan Tewas, 19 Adegan Rekaulang Kasusnya

SuarIndonesia – Selagi asik bersama temannya, Ahmad Rifani alias Fani (24) seharinya pengamen ditikam dan tewas, ada 19 adegan rekaulang atas kasusnya, Kamis (22/9/2022).

Tersangka Gunawan alias Ontet (29), menjalani rekonstruksi di Jalan Tembus Mantuil tepatnya di Halaman Mapolsekta Banjarmasin Selatan.

Tersangka diketahui warga Jalan 09 Oktober Gang Mutiara RT 11 Banjarmasin Selatan, menganiaya korban Fani, warga Jalan 09 Oktober Gang Nusa Indah I RT 17 Banjarmasin Selatan.

Ada 18 adegan rekonstruksi (rekaulang) yang dipergakan dengan dihadiri pengacara dari LKBH Unlam, Kejaksaan Negeri Banjarmasin, dan para saksi

Pelaksanaan rekaulang dipimpin Kapolsekta, Kompol H Idit Aditya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Herjunaidi.

Dari adegan 10 hingga adegan 15 penganiayaan terjadi menggunakan senjata tajam jenis belati.

Dimana peristiwa Selasa (30/8/2022 di Jalan Laksana Intan Gang Mutiara RT 11 Banjarmasin Selatan.

Dari adegan pertama korban bersama dengan para saksi sedang mengamen di seuah warung bakso di Jalan Mutiara Banjarmasin Selatan.

Tiba-tiba tersangka datang dengan menggunakan sepeda motor yang dibonceng temannya.

Kemudian turun dari sepeda motor sembari mengeluarkan mengeluarkan belati. Korban yang melihat tersangka langsung lari.

Korban lari bersama dengan para saksi, ke arah rumah keluarga salah satu saksi yang berada di Jalan 9 Oktober (tepatnya di belakang Pasar Pekauman) Banjamasin Selatan.

Sesampainya di rumah keluarga, korban langsung mengambil pisau belati milik salah satu keluarga, lalu korban berboncengan temannya k earah Jalan Mutiara Banjarmasin Selatan.

di TKPĀ bertemu dengan tersangka, lalu korban turun dari sepeda motor, langsung mendatangi tersangka.

Karena tersangka sudah memegang sajam dan juga korban mengeluarkan belati dan terjadi perkelahian.

Tersangka berhasil menikamkan belatinya pisau belati dengan ke tubuh korban beberapa kali hingga ambruk dan tewas. (DO)

 443 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!