SEMPAT BERSITEGANG dan Ketua DPRD Kalsel Kamis Depan Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Presiden RI

SEMPAT BERSITEGANG dan Ketua DPRD Kalsel Kamis Depan Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Presiden RI

SuarIndonesia – Ketua DPRD Kalsel, Supian HK berjanji pihaknya akan menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) RI dengan syarat tidak ada pembatasan di Jakarta.

“Kita siap menyampaikan tuntutan mahasiswa yang dijadwalkan pada kamis atau jumat depan,” ujarnya Senin (30/8/2021).

Hal ini setelah dirinya menghubungi bagian Setneg RI di Jakarta perihal penyampaian aspirasi masyarakat Kalsel dan diinformasikan bisa menerima kunjungan hari Kamis dan Jumat pada tanggal (3-4 September 2021).

Ia pun mengatakan jika dalam waktu satu minggu (tujuh hari) tidak dapat menyampaikan aspirasi seperti dalam tuntutan mahasiswa maka Supian HK siap mundur

“Tapi dengan syarat Jakarta tidak melakukan perubahan dalam masa PPKM ini, sehingga bisa menerima kami,” jelasnya usai beraudiensi dengan perwakilan mahasiswa.

Adapun diketahui pihaknya yang nanti akan bertolak ke Jakarta dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M Lutfi Saifuddin sesuai bidangnya.

Sementara itu, Lutfi menyampaikan terkait penanganan wabah saat ini DPRD Kalsel telah menggodok Raperda berjudul Tentang Penanggulangan Bencana Non Alam.

“Ini merupakan raperda inisiatif dewan yang saat ini dalam tahap finalisasi,” jelasnya.

Dengan adanya Raperda ini kata Lutfi nantinya baik sektor pendidikan dan ketenagakerjaan dapat terlindungi dengan sebuah payung hukum yang berbentuk Perda.

Karena lanjutnya nomen, kalau di pemerintah pusat saat ini tidak mengikut sertakan, seperti sektor pendidikan yang terdampak pandemi.

Selain itu ia juga berharap para aksi unjuk rasa memahami bahwa DPRD Kalsel memiliki keterbatasan kewenangan.

Seperti terkait vaksinasi sebagai syarat wajib masuk mall, penerbangan dan sebagainya juga ada pembatasan wilayah yang merupakan wewenang pemerintah kab/kota.

“Tidak mungkin kami melampaui kewenangan pemerintah kabupaten/kota atau pemerintah pusat,” ucapnya.

Adapun aksi unjuk rasa hari ini mengatasnakamanakan BEM Se-Kalsel bersama Fraksi Rakyat Indonesia di depan Gedung DPRD Kalsel yang menuntut keseriusan pemerintah dalam penanganan Pandemi Covid-19. (HM)

 466 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: