SATU “DPO” Pencuri di Gudang Ekspedisi Menyerahkan Diri ke Polisi

SATU “DPO” Pencuri di Gudang Ekspedisi Menyerahkan Diri ke Polisi

SuarIndonesia – Salah satu tersangka yang masuk “DPO” (Daftar Pencarian Orang) oleh Kepolisian, tak ingin merepotkan keluarga berusan dengan Polisi, akhirnya menyerahkan diri

Ini juga gegara membaca pemberitaan soal DPO kasus pencurian di Gudang PT. Dira Pratama Experindo.

Tersangka Adi Kurniawan alias Utuh (33), warga Jalan Barito Hilir RT 35 RW 02 Banjarmasin Barat.

Ia diantar keluarganya menyerahkan diri ke Mapolsek Banjarmasin Barat, Minggu dinihari (1/5/2022).

Kapolsekta Banjarmasin Barat, Kompol Faisal Rahman SIk melalui Kanit Reskrim, Ipda Hendra Agustian Ginting, mengatakan ersangka Utuh yang selama ini memang dicari dan kini diantar keluarganya.

Utuh diduga terlibat pencurian denganĀ  tersangka Baihaki (31), warga Jalan Tembingkar Kanan Pemurus Dalam Komplek Graha Tembikar Permai Blok 7 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupatan Banjar

Tersangka Baihaki ditangkap terlebih dulu Rabu dinihari (27/4/2022) lalu, bersama barang bukti berupa lima unit {[Handphone]} [Hp] merk Vivo Imei 860727065048354/ type y15s, 860727065050434/ type y15, 868370053835391/type y33s, 860727065107283/ type y15s, 860457058301616/ type y21 T.

Kini kedua tersangka pencurian di Gudang PT. Dira Pratama Experindo di Jalan Gubernur Soebarjo Banjarmasin Barat, terjadi Senin (4/4/2022), mendekam bersama-sama di Rutan Mapolsek

Pada saat itu korban melakukan bongkar muat barang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan ada satu buah karung hilang.

Di mana karung tersebut berisikan lima dus Hp merk Vivo milik korban PT. Dira Pratama Experindo.

Adapun barang yang hilang tersebut yaitu 20 unit hp vivo Y15 64 Gb, 10 unit hp vivo Y15 32 Gb, 10 unit hp Vivo Y21A 64 Gb, 10 unit Hp Vivo Y21T 128 Gb, 10 Unit Hp Vivo Y33s 128 Gb.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata tersangka Baihaki selama ini selaku kernet mobil angkutan dan diberi kode oleh Utuh, selaku penangungjawab gudanag, untuk mengambil barang tersebut pada saat proses bongkar muat di gudang ekspedisi.

Barang bukti Hp sebagian besar sudah laku dijual ke berbagai toko ponsel di sejunkah wilayah kabupaten di Kalsel.

Ditambahkan keterangan tersangka Baihaki hasil penjualan yangg diterima kurang lebih Rp 60 juta dan telah habis digunakan untuk bermain slot / game judi online serta kebutuhan hidup.

Sedangkan tersangka Utuh ada membawa satu Unit Hp dan belum menerima hasil penjualan itu. (DO)

 1,570 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!