SAMPAI DIRAWAT di IGD Pasien Covid-19 Karena Kasusnya di Banjarmasin Meningkat

- Penulis

Rabu, 7 Juli 2021 - 23:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal itu diakui langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi pada awak media di sela kegiatan vaksinasi massal bagi anggota dan keluarga DPC Peradi Kota Banjarmasin, Rabu (7/7/2021) siang.

Di hadapan awak media, pria dengan sapaan Machli itu membeberkan, selama lima hari ke belakang, Kota Banjarmasin telah mengalami peningkatan sebanyak 30 kasus baru.

Peningkatan tersebut berdampak pada meningkatnya pasien terkonfirmasi positif yang harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah.

“RSUD Sultan Suriansyah sudah penuh dengan pasien Covid-19. jumlah kapasitas yang kita siapkan untuk pasien ada 17 tempat tidur, dan semuanya sudah terisi,” bebernya.

Padahal menurutnya seminggu yang lalu, pasien yang terpapar virus yang menginfeksi jaringan pernafasan manusia itu, baru 11 orang yang dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin itu.

“Sekarang malah full,” tukasnya.

Saking penuhnya, bahkan ada beberapa pasien Covid-19 yang dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit yang berlokasi di Jalan Rantauan Darat, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan itu.

“Tadi malam ada laporan 4 pasien Covid-19 yang terpaksa dirawat di IGD saja, tidak masuk ke ruangan perawatan khusus Covid-19. Karena ruangannya sudah full,” imbuhnya.

Apa yang disampaikan Machli itu, dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medic di RSUD Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Asma’ul Husna.

Kendati demikian, Asma’ul Husna menuturkan bahwa 4 orang yang di IGD Sultan Suriansyah tersebut merupakan pasien yang masih menunggu hasil swab test.

“Saat ini ada 16 pasien yang dirawat di ruang khusus, 4 orang suspect di IGD menunggu hasil swab,” ujarnya Rabu (7/7/2021) sore.

Lantas sejak kapankah terjadi peningkatan pasien tersebut terjadi di RSUD Sultan Suriansyah?

Terkait hal itu, Asmaul Husna menerangkan bahwa sejak awal Juli 2021 kemarin, kasus aktif Covid-19 mulai terjadi peningkatan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinkes Kota Banjarmasin, jumlah pasien kasus aktif yang saat ini terjadi di Banjarmasin sebanyak 113 orang. Dengan rincian isolasi mandiri sebanyak 35 orang dan 78 orang harus menjalani isolasi di rumah sakit.

Peningkatan kasus di Banjarmasin ini juga dianggap Machli sebagai peringatan untuk lebih memaksimalkan penanganan Covid-19. Termasuk untuk varian baru yakni Covid-19 varian Delta.

Baca Juga :   POKDARWIS di Balangan Diberi Pelatihan dan Simulasi Rescue

“Kita tentu sangat mewaspadai adanya virus varian delta masuk ke wilayah kita. Makanya kita harus ekstra hati-hati,” ujarnya.

Ia mengklaim, bahwa pihaknya sudah melakukan langkah konkret yang sudah dirapatkan pada hari Senin (5/7) kemarin.

Hasilnya adalah dengan memperketat pintu masuk perbatasan banjarmasin. Khususnya antara Banjarmasin – Kalimantan Tengah, kemudian pintu masuk pelabuhan yang selama ini agak longgar.

“Karena itu, kita sudah mengundang KKP dan disepakati juga untuk memperketat pengawasan khususnya yang masuk ke Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Di samping itu, Machli juga mengusulkan kepada wali kota untuk mempersyaratkan orang yang masuk ke Kota Banjarmasin mesti memiliki keterangan rapid test antigen dengan hasil negatif.

Kemudian, pihaknya juga sudah mengumpulkan seluruh kepala puskesmas untuk mengisi tabung oksigen yang kosong untuk kembali diisi.

Selain itu, melihat kondisi RSUD Sultan Suriansyah yang sudah penuh terisi pasien Covid-19. Begitu juga dengan rumah sakit lain di Banjarmasin yang juga mulai mengalami lonjakan jumlah pasien, pihaknya sudah menginstruksikan untuk menyiapkan tenda-tenda untuk antisipasi melonjaknya pasien Covid-19 yang harus mendapat perawatan.

“Ini merupakan bentuk kewaspadaan kita. Sebenarnya, mencegah itu jauh lebih mudah dan murah dibandingkan mengobati,” cetus mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu.

Selain itu, melihat kondisi RSUD Sultan Suriansyah yang sudah penuh terisi pasien Covid-19. Begitu juga dengan rumah sakit lain di Banjarmasin yang juga mulai mengalami lonjakan jumlah pasien, pihaknya sudah menginstruksikan untuk menyiapkan tenda-tenda untuk antisipasi melonjaknya pasien Covid-19 yang harus mendapat perawatan.

“Ini merupakan bentuk kewaspadaan kita. Sebenarnya, mencegah itu jauh lebih mudah dan murah dibandingkan mengobati,” cetus mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu.

“Makanya kami tekankan untuk disiplin prokes dan jangan menyepelekan Covid-19 karena bisa menyerang siapa saja. Sekali lagi kami ingatkan untuk protokol kesehatan dan vaksinasi adalah kuncinya,” tuntas Machli. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VONIS,. Eks Kajari HSU “Mendekam” di Penjara 5 Tahun 10 Bulan
POSISI KM Virgo Transport 8 Belum Berubah, Namun Mulai Berlumpur
DISAMBUT Kedatangan Penerbangan Batik Air Kuala Lumpur – Banjarmasin di Bandara Internasional Syamsudin Noor
DUA KORBAN KM Virgo Transport 8 Terseret Hingga Seruyan Kalteng
BASARNAS Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
DUA JENAZAH LAGI Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dan Diterbangkan Menggunakan Helikopter ke Banjarmasin
SATU Lagi korban meninggal KM Virgo Transport 8 Ditemukan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:33

VONIS,. Eks Kajari HSU “Mendekam” di Penjara 5 Tahun 10 Bulan

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Senin, 21 September 2026 - 19:33

PENGANGKATAN Guru PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu tanpa Tes

Minggu, 20 September 2026 - 22:57

ANGGOTA DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan untuk Tanam Sawit

Minggu, 20 September 2026 - 22:50

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Minggu, 20 September 2026 - 22:08

64 PESAWAT dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

Jumat, 18 September 2026 - 23:43

KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan

Jumat, 18 September 2026 - 21:18

KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Berita Terbaru


Dinas, anak orang utan mendapat perawatan. (Foto: Istimewa)

Kalteng

DINAS Ditemukan Lemas!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca