SABU Senilai Rp 11 Miliar Disita dari Jaringan Internasional

SABU Senilai Rp 11 Miliar Disita dari Jaringan Internasional

SuarIndonesia – Narkotika jenis sabu-sabu senilai Rp 11 Miliar disita anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin, dari jaringan Internasional

Jumlah sabu lebih dari 8 kilogram. Selain barang bukti sabu, petugas di bawah kendali Kasat Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Mars Suryo Kartika juga mengamankan 5 orang pria.

Peredaran narkoba jenis sabu menyampai lebih 8 kg ini diduga merupakan jaringan internasional dari Malaysia.

Menurut Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo didampangi Kompol Mars Suryo  Kartika, Rabu (27/4/2022) bahwa terungkapnya sabu berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindak lanjut dengan penyelidikan di lapangan.

Dimana, petugas terlebih dahulu mengamankan Muhammad Rifianoor alias Rifi (26) ketika berada di Jalan Berkat Mufakat RT 13Landasan Ulin , Kamis (7/4/2022).

“Dari tangan Rifi, petugas berhasil menyita 8 paket sabu yang terbungkus dalam kemasan teh cair seberat 2.394,57 Gram dan timbangan digital,” jelas Kapolresta saat konferensi pers.

Untuk mendapatkan barang bukti lainnya, petugas langsung melakukan pengembangan berdasarkan pengakuan pelaku Ripi.

Berdasarkan “nyanyian” pelaku Ripi bahwa ia mendapatkan sabu dari seseorang yang berada di kawasan Jalan Sultan Adam Banjarmasin.

Bermodalkan keterangan Ripi,kembali petugas berhasil mengamankan tiga orang pria bernama Sam’an Noor alias Aan (34), M Ramli alias Ramli dan Ilyas Malik alias Iyas yang berada di Ruko Ponsel Akbar di Jalan Sultan Adam Banjarmasin, Sabtu (23/4/2022).

“Dari dalam ruko ini kembali di temukan 80 paket sabu seberat 1.989,06 gram yang di ketahui milik tiga orang ” ujar Sabana.

Pengembangan terus berlanjut dan mengantongi nama lain M Noupal alias Oval.
Pelaku Oval di amankan ketika berada di rumah kost kostan di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

“Dari tangan pelaku Oval, pihak kepolisian menyita 10 paket sabu 3.763,10 gram,”” tambah Sabana.

Ditambahkan Kasat bahwa pihak lnya masih terus telusuri siapa pemilik barang.

“Mereka ini semua orang baru dan berdasarkan pengakuannya bahwa satu kali terlibat,” ujarnya.

Dari barang bukti yang sita sedikit menyelamatkan 122.268 jiwa dari penyalahgunaan narkoba. (YI)

 1,647 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!