PRODUKSI EKSTASI Belajar dari Sindikat di Jakarta dan Bahan Dikirim ke Pelaku di Banjarmasin

SuarIndonesia – Produksi pil ekstasi, pelaku, Muhamad Saleh alias Amat (35), warga Jalan Muning Gang Anggrek, No. 43, Rt. 09, Kelayan Selatan Banjarmasin Selatan, belajar dari sindikat di Jakarta dan bahan-bahan dikirimkan.

Pelaku kini diamankan petugas Satuan Res Narkoba Polresta Banjarmasin dan digelar kasusnya Senin (11/7/2022).

Diungkapkan Kapolresta, pelaku Amat sudah menjalankan “home Made” ini kurang lebih selama setengah bulan, yang mana sebelumnya telah belajar membuat barang haram tersebut, dari orang lain Jakarta.

” Untuk bahan-bahan dan juga peralatannya dikirim langsung dari Jakarta, kemudian dibuat di Banjarmasin.

Jadi pelaku juga sambil diarahakan dengan cara video call saat melakukan pembuatan ekatsi  tersebut,” katanya.

Lainnya ditambahkan Kasat Resnarkoba, pihaknya saat sedang melakukan penelusuran lebih lanjut, untuk pelaku yang ada dibalik kasus tersebut.

Dalam hasil pembuatannya, pelaku yang awalnya berprofesi sebagai buruh besi itu diupah sebanyak 30 ribu perbutirnya, yang kemudian dijual dengan harga 400 ribu perbutirnya.

“Dalam sehari pelaku bisa membuat sebanyak 100 butir ekstasi,” ungkap Kapolresta.

Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, berhasil menyelamatkan 123 orang dari penggunaan narkotika tersebut.

“Namun apabila semua bahan-bahan tersebut bisa berhasil dibuat dan dipasarkan, maka hasilnya akan lebih bahaya lagi,” tutur Kapolresta.

Apabila diuangkan, dari hasil barang bukti yang diamankan, senilai Rp 30 juta.

Kombes Pol Sabana juga berterima kasih sekaligus mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar jangan takut untuk menginformasikan kepada pihak kepolisian apabila terlihat hal-hal yang di sekitarnya.

“Ini merupakan salah satu bukti, peran serta masyarakat dalam melakukan pemberantasan narkotika,” pungkasnya.

Diketahui dari  home indistrui pil ekstasiyang  digerebek, Polisi temukan 100 butir sisa dari produksi dengan sasaran peredaran Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Selain pil ekstasi dengan berat 4,13 gram , petugas juga berhasil menyita 2 paket sabu dengan berat total 4,13 gram.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 112 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman penjara paling lama 12 Tahun. (YI)

 909 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!