PENEGASAN BPBD Balangan, Banjir Bandang Bukan karena Tambang dan Sawit

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Isu yang mengaitkan banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi dengan aktivitas pertambangan maupun perkebunan kelapa sawit mendapat tanggapan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, menjelaskan bahwa berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Perwakilan Kalimantan Selatan yang dipaparkan dalam rapat koordinasi, peristiwa banjir bandang tersebut dipicu oleh intensitas curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat.

“Kalau dibayangkan itu kapasitas untuk setengah bulan ditumpahkan dalam satu malam.

Jadi kondisi pegunung kita bagaimana pun tidak bisa menampung untuk melakukan peresapan dalam waktu yang singkat,” terangnya, Kamis (15/1/2026).

Terkait dugaan adanya aktivitas pertambangan di wilayah hulu sungai, Rahmi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan fakta yang menguatkan hal tersebut.

“Dari sisi peta kami melihat bersama Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup, sejauh ini belum terkonfirmasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa saat kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke Balangan, Kementerian turut menurunkan Tim Gakkum untuk melakukan penelusuran langsung terhadap potensi kerusakan hutan maupun gangguan ekologis di wilayah Tebing Tinggi.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

“Sejauh ini kita belum mendapat konfirmasi adanya temuan yang mereka dapatkan. Mereka juga mengerahkan tim ahli dan juga bantuan satelit untuk mencari hal-hal tersebut,” jelasnya.

Selain pertambangan, dugaan penebangan hutan turut menjadi perhatian.

Namun Rahmi menyebut, tidak ditemukan indikasi material hasil penebangan yang terbawa arus saat banjir bandang terjadi.

“Kalau ada pasti dampak bakal lebih parah, karena menghantam rumah-rumah.

Berdasarkan kesaksian warga sendiri, hanya air dengan arus yang deras,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara dan berbagai klarifikasi tersebut, Rahmi menegaskan bahwa pihaknya belum menemukan indikasi yang mengarah pada banjir bandang akibat aktivitas pertambangan maupun perkebunan sawit di wilayah hulu Kecamatan Tebing Tinggi.(ADV/MH)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca