PENAMBANG Pasir Sepanjang Pinggiran Sungai Barito Disinyalir Ada Tidak Berizin

PENAMBANG Pasir Sepanjang Pinggiran Sungai Barito Disinyalir Ada Tidak Berizin

SuarIndonesia – Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M Yani Helmi, soroti terdapatnya penambang pasir di sepanjang pinggiran Sungai Barito disinyalir  ada tidak berizin, akan tetapi bisa berjalan sampai sekarang.

Padahal usaha pengerukan pasir di pinggiran Sungai Barito tersebut akan dikelola oleh PT Banun Banua sesuai dengan rencana tahun 2020 lalu, namun hingga kini belum terealisasi.

“Kita segera memanggil instansi terkait, sehubungan progres rencana usaha pasir tersebut,”ucap Muhammad Yani Helmi. Senin (30/8/2021).

Menurut Paman Yani sapaan akrabnya, dari informasi yang diperolehnya, belum berjalannya rencana usaha pengerukan pasir PT Bangun Banua disebabkan belum mendapat rekomendasi dari dinas terkait dalam hal ini Dinas ESDM Kalsel.

“untuk mengetahui permasalah dan kendala yang sebenarnya, dalam waktu dekat, Komisi II membidangi ekonomi dan keuangan menjadwalkan pertemuan untuk meminta keterangan kepada Dinas ESDM Kalsel, Balai Sungai dan PT Bangun Banua,”ujarnya.

Paman Yani juga mempertanyakan, mengapa perusahan daerah sendiri dalam melakukan upaya untuk memperkuat pendapatan daerah malah terkesan sulit.

Hal ini yang akan menjadi fokus pembicaraan nantinya dalam rapat yang akan digelar.

“Semoga saja dalam rapat yang nanti digelar, melahirkan solusi terbaik agar rencana usaha pengerukan pasir oleh PT Bangun Banua bisa berjalan sesuai harapan,” harapnya (HM).

 379 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: