PEMPROV KALSEL Sabet Opini WTP ke 8 Kalinya dari BPK RI atas LKPD

PEMPROV KALSEL Sabet Opini WTP ke 8 Kalinya dari BPK RI atas LKPD

SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) delapan kali berturut-turut menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) setempat Tahun Anggaran 2020.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK RI atas LKPD Kalimantan Selatan (Kalsel) 2020 dengan opini WTP tersebut pada rapat paripurna DPRD setempat yang dipimpin Ketuanya DR (HC) H Supian HK SH MH di Banjarmasin, Kamis (27/5/2021)

Anggota VI BPK RI Prof Harry Azhar Azis MA, PhD, CSFA dalam sambutan menekankan agar pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel beserta jajaran (termasuk DPRD setempat) jangan pernah lelah dalam bekerja untuk mencapai prestasi.

Selain itu, dalam sambutan juga mengatakan jangan pernah melakukan masalah, sebagai petugas negara kita harus bisa mewujudkan kesejahteraan, keadilan makmur, menekan pengangguran.dan kemiskinan

Pencapaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diterima Pemerintah Provinsi Kalsel sejak 2013 hingga sekarang akan sia sia jika tidak diikuti kesejahteraan masyarakat,

Dalam sambutan anggota VI BPK RI tersebut juga menilai upaya Pemprov Kalsel 2020 menunjukkan kemajuan, yang terlihat antara lain pada pertumbuhan ekonomi berada di atas rata-rata nasional.

“Keberhasilan itu semua tidak terlepas dari kerja sama yang baik internal jajaran Pemprov dan dengan DPRD Kalsel, serta pihak lain di provinsi tersebut,” demikian Harry Azhar.

Sementara itu, Pj. Gubernur Kalsel Safrizal ZA dalam sambutannya menyatakan antara lain akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK RI terkait temuan dalam LKPD setempat Tahun Anggaran 2020 guna peningkatan pembangunan dan pemerintahan.

Menurut Safrizal, tantangan ke depan makin besar, terlebih di tahun-tahun ini. Di mana refocusing anggaran mesti dilakukan untuk penanganan wabah Covid-19, “Years of challenge! Meski di bawah tekanan keadaan, Kalsel masih mampu mempertahankan opini WTP hingga ke-8 kalinya,” tambah pria kebanggan asa Aceh tersebut.

Safrizal menambahkan, kita harus semakin kompak dan merapatkan barisan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat di saat sulit seperti ini.

“Kami merasa terhormat atas opini WTP ini. Tentu, pencapaian ini akan menjadi motivasi untuk terus mengelola keuangan dengan seefektif dan seefisien mungkin,” tegas Safrizal.

Supian HK, politisi senior asal partai Golkar tersebut menjelaskan, penyampaian hasil laporan hari ini tentu akan menjadi titik tolak pembuatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan Rancangan Peraturan Daerah APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021

“Atas nama pimpinan dan segenap anggota DPRD Provinsi Kalsel, mengucapkan terima kasih kepada BPK RI atas kerja sama dan profesionalitasnya melakukan pemeriksaan sehingga penyusunan laporan dapat dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik.

Dan semoga ini dapat tetap kita pertahankan untuk tahun-tahun berikutnya.” Ucap Supian HK. (HM)

 1,075 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: