Pemkab Balangan Bekali Kader IMP Lewat Program DASHAT untuk Cegah Stunting

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 08:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks foto  : Praktik dapur sehat oleh kader IMP Desa Suryatama, Halong, Balangan. foto: MC Balangan

Teks foto  : Praktik dapur sehat oleh kader IMP Desa Suryatama, Halong, Balangan. foto: MC Balangan

 

Suarindonesia – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) terus digencarkan. Salah satunya dengan membekali kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digelar di Kampung KB Desa Suryatama, Kecamatan Halong, Balangan, pada Kamis (2/10/2025).

Ketua TP PKK Kecamatan Halong, Anie Chairina Rahmadi, menyampaikan kegiatan DASHAT merupakan salah satu langkah nyata dalam upaya penurunan stunting. Melalui program ini, kader IMP Kecamatan Halong diharapkan dapat memberikan pelatihan dan informasi kepada keluarga berisiko stunting, baik yang memiliki balita maupun ibu hamil.

“Dengan adanya kegiatan ini, kader dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam penyediaan makanan sehat di rumah tangga. Mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan kader dan masyarakat agar benar-benar bisa dipraktikkan,” ujarnya.

Senada dengan itu, JF Penata Kependudukan dan KB Ahli Muda Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Balangan, Denny Mariaty Simbolon, mengharapkan kader IMP di Kecamatan Halong dapat saling berbagi informasi, khususnya di Posyandu, dengan menerapkan dapur sehat berbasis bahan pangan lokal yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun peserta Posyandu.

Baca Juga :   UPZ Bank Kalsel Salurkan Rp3,89 Miliar kepada 20.082 Penerima Manfaat

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Halong. Desa Suryatama kami jadikan sebagai basis kegiatan agar bisa menjadi contoh bagi desa lain,” harapnya.

Sementara itu, Koordinator PKB Kecamatan Halong, Nurul Ismayani, mengatakan persentase penurunan stunting di Kecamatan Halong memang belum terlalu tampak, namun sudah tercatat mencapai sekitar 18 persen.

“Dari awal 2022 sampai sekarang memang sudah mengalami penurunan, meskipun tidak signifikan karena jumlah sasarannya juga berkurang,” kata Nurul.(ADV/RJ)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah
DISEBUT Untuk Referensi Bank Kalsel, Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Kredit UMKM Bank BPD DIY, Bunga 3 Persen
IWAPI Dorong Bank Kalsel Beri Kredit 0 Persen untuk UMKM Perempuan
PRODUKSI Mi Soun Capai 100 Kg Sehari, Luluk Saryatie Berharap Dukungan Permodalan Bank Kalsel
BANK KALSEL Siapkan Aksel University, Fokus Perbankan Syariah
SEMARAK Harjad ke-500, Bank Kalsel Hadirkan Promo Agen Laku Pandai
BANK KALSEL Syariah Hadirkan Aneka Produk Simpanan
DIRUT Bank Kalsel H Fachruddin Berharap Banjarmasin Semakin Maju di Usia 500 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca