PEMERINTAH Menerbitkan Izin Pembukaan 156 Prodi Spesialis Kedokteran

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kedua kanan) bersama Wamendiktisaintek Stella Christie (kedua kiri) Kamis (15/1/2026). SuarIndonesia/ANTARA FOTO/Galih Pradipta/

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kedua kanan) bersama Wamendiktisaintek Stella Christie (kedua kiri) Kamis (15/1/2026). SuarIndonesia/ANTARA FOTO/Galih Pradipta/

SuarIdonesia – Pemerintah RI menerbitkan izin pembukaan 156 program studi spesialis dan subspesialis kedokteran untuk memperkuat layanan kesehatan nasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026), menyebut kebijakan itu merupakan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Kemendikti Saintek bersama Kementerian Kesehatan.

“Kementerian Kesehatan telah menerbitkan 156 izin prodi spesialis baru, 126 prodi spesialis dan 30 prodi subspesialis,” ujar Brian dalam pertemuan dialog antara Presiden RI Prabowo Subianto dan 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta.

Ia mengatakan, kebijakan tersebut berdampak langsung pada peningkatan jumlah mahasiswa kedokteran. Pada awal 2026, total penambahan mahasiswa baru tercatat mencapai 3.150 orang. “Saat ini terdapat sekitar 5.000, sehingga total menjadi 8.650 mahasiswa,” katanya.

Selain sektor kesehatan, Brian juga melaporkan bahwa dukungan pendanaan riset nasional terus mengalami peningkatan.

Saat ini, total anggaran penelitian telah melampaui Rp8 triliun, baik yang dikelola oleh Kemendiktisaintek maupun bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Rasio anggaran riset terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kini mencapai 0,34 persen.

Baca Juga :   NAKES sebagai Pelayan Masyarakat tak Boleh Nirempati

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, kata Brian, riset nasional diarahkan agar tidak berjalan sendiri, tapi menjadi jembatan antara pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata industri nasional dengan Danantara sebagai lokomotif penggerak.

Dikatakan Brian, dikutip Antara, beberapa kajian terkait industri dalam negeri yang tengah dikerjakan yaitu pengembangan industri tenaga surya hingga pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

“Beberapa kajian terkait industri nasional yang sedang dikerjakan antara lain pengembangan industri tenaga surya atau solar cell, logam tanah jarang, pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir, industri semikonduktor, industri sepatu, tekstil, kosmetik,” ujarnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal
KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka
DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru
PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

TIM gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melakukan pendinginan di lahan bekas terbakar yang berada di dekat permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Foto: Antara/M Hafif Nikolas)

Nasional

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Jumat, 16 Okt 2026 - 00:56

Ira, orang utan yang diselamatkan dari area area karhutla di Kotim, Rabu malam (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Kalteng

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:10


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KUMAI Diguyur Hujan

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:53

Karhutla di Sampit. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca