Operasi SAR terhadap Lion Air Resmi Ditutup

- Penulis

Sabtu, 10 November 2018 - 20:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia — Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsdya Muhammad Syaugi resmi menutup operasi SAR kecelakaaan pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 pada Sabtu (10/11) siang. Menurut Syaugi, operasi ini ditutup secara terpusat. Namun, operasi SAR tetap akan dilanjutkan oleh kantor SAR Jakarta dan Bandung.

Syaugi menjelaskan, operasi ditutup karena tim sudah tidak lagi menemukan korban. Kata dia, penutupan operasi ini juga sudah berdasarkan masukan dari berbagai pihak, dan dari data-data faktual yang ada di lapangan.

“Tolok ukur operasi SAR adalah korban. Namun, sejak siang kemarin (Jumat, 9/11/2018) hingga siang ini, tim SAR sudah tidak menemukan korban lagi. Karena itulah, operasi SAR secara terpusat, saya nyatakan ditutup,” kata Syaugi di Posko Terpadu JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, seperti dikutip dari web resmi Basarnas.

Sebelumnya operasi evakuasi pencarian korban dan puing pesawat Lion Air JT-610 di laut utara Karawang, Jawa Barat, diperpanjang kembali sejak Rabu (7/11).

Baca Juga :   VONIS Mardani H Maming 'Disunat' MA! Pukat UGM Minta Bawas MA dan KY Turun Tangan

Penambahan masa evakuasi ini, kata Syaugi, karena pihaknya melihat masih ada potensi korban yang mungkin bisa ditemukan.

Syaugi menyatakan pihaknya akan memperpanjang masa evakuasi apabila korban masih mungkin ditemukan. Jika dalam masa perpanjangan kedua korban masih bisa ditemukan, dia mengatakan tak menutup kemungkinan operasi akan diperpanjang lagi

Atas dasar itu, Syaugi mengatakan pencarian akan betul-betul ditutup jika dalam dua hari berturut-turut tak ditemukan lagi korban.

Hingga Jumat malam, total korban penumpang Lion Air JT-601 yang sudah teridentifikasi sebanyak 77 orang, terdiri dari laki-laki 57 orang dan perempuan 20 orang.

Sementara data antemortem yang sudah diterima Rumah Sakit Polri sebanyak 256. Jumlah antemortem yang telah diverifikasi sebanyak 189. Sedangkan data posmortem yang telah diterima sebanyak 194 kantung jenazah, data post mortem DNA sebanyak 626 sampel.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat
2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan
MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang
DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun
BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca