MUSIM PANAS, dari BPBD Kalsel Usulkan Bantuan Heli Water Bombing

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Berdasarkan  rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim panas di Provinsi Kalimantan Selatan diperkirakan terjadi pada Agustus 2025.

Saat ini kondisi cuaca di Kalsel beragam. Kadang panas, kadang hujan yang tidak merata.

Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, gerak cepat. Tak mau terlambat mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BPBD Kalsel berencana mengusulkan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan yang diusulkan berupa 5 unit helikopter water bombing dan 2 heli patroli.

Termasunk mengusulkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Heli water bombing dianggap sangat berguna untuk melakukan pemadaman maupum pembasahan lahan yang tidak dapat dijangkau oleh tim darat.

Adapun OMC lebih dini juga dianggap sangat efektif untuk meminimalisir atau antisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, menuturkan saat ini pihaknya sudah membuat nota dinas kepada gubernur untuk mengajukan bantuan ke pemerintah pusat.

“Setelah mendapatkan tanda tangan beliau (gubernur) maka dokumennya diserahkan ke pemerintah pusat,” ujar Bambang.

Pada Juni atau Juli mendatang, Bambang berharapkan sudah ada jawaban dari pemerintah pusat terkait usulan bantuan tersebut. Mengapa begitu cepat pengusulan bantuan itu?.

Bambang menuturkan alasannya, sebab tidak hanya Kalsel yang mengusulkan bantuan.

Baca Juga :   KALIMANTAN Tawarkan 15 Proyek Strategis Rp62,13 Tiliun kepada 20 Calon Investor

Tapi banyak provinsi lain yang melakukannya.“Karena kita lebih cepat, maka harapannya realisasi bantuan yang lebih awal,” tambahnya.

Pengusulan bantuan lebih dini juga bagus, andai prediksi BMKG sedikit meleset. Yakni puncak musim panas terjadi lebih cepat dari prediksi.

Langkah yang diambil BPBD Kalsel ini berkaca dari tahu lalu.

Di mana pada saat itu penanganan karhutla di Banua diklaim cukup berhasil dibanding 2023.

Bambang bilang, pada 2024, jumlah lahan terbakar berkurang lebih dari 50 persen dibanding 2023.

Bambang juga bilang, pada 2024 lalu, BPBD Kalsel juga menerapkan hal serupa dengan tahun ini.

Yakni pengusulan bantuan dan penanganan lainnya sejak dini terkait karhutla.

Jika biasanya usulan bantuan OMC dan heli water bombing harus ada penetapan siaga bencana, sekarang berbeda.

Saat ini cukup ada rekomendasi data dari BMKG, daerah sudah bisa mengusulkan bantuan ke perintah pusat.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAFARI “JUMAT KELILING” Serentak di Banjarbaru dan Banjar
PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!
WUJUDKAN Polisi Bersama Masyarakat di Pasar Galuh Cempaka Banjarbaru
MENCEKAM Ketika Warga Mendengar Teriakan Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah
“GREEN POLICING” di Masjid At Taqwa Banjarmasin Timur
GANDENG WARGA Sasar Jalan Meratus Banjarmasin Tengah
IMPLEMENTASI Program “Green Policing”, Personel KPL Banjarmasin Giat di Area Parkir PT MTI
EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:51

KORUPSI DANA BNPB: KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43

KASUS DANA BNPB: KPK Ungkap Identitas dan Peran Lima Tersangka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:17

POLRI Siapkan Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:56

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: HO-Kemenhut RI)

Kalteng

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:56

Hujan saat mengguyur Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: detikKalimantan)

Kalteng

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca