MERIAH Opening Ceremony Banjarmasin Sasirangan Festival. ke-5

MERIAH Opening Ceremony Banjarmasin Sasirangan Festival. ke-5

SuarIndonesia – Gelaran opening ceremony Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke-5 yang digelar secara hybrid, yakni daring dan luring di tiga tempat yaitu Atrium Dutamall Banjarmasin, Plaza Hotel Mercure dan Rumah Sasirangan Kreatif, pada Jumat (8/10/2021) malam berlangsung meriah.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, yang hadir sekaligus membuka BSF 5 menyatakan, pelaksanaan BSF merupakan bentuk komitmen Pemko Banjarmasin dalam menjaga marwah kain sasirangan.

Karena kegiatan ini untuk dalam mendorong para UKM untuk saling meningkatkan kreaktivitasnya.

Jadi, ujarnya, kegiatan ini juga untuk melestarikan kain sasirangan yang merupakan warisan budaya Suku Banjar harus menjadi perhatian masyarakat agar tetap sama-sama dijaga kelestariannya.

“Kami harapkan, budaya kearifan lokal Ini terus sama-sama kita jaga kelestariannya. Melalui BSF ini upaya Pemko Banjarmasin agar kain sasirangan terjaga marwahnya,” ucap orang nomor satu di Banjarmasin ini.

Ibnu juga membeberkan, berbicara tentang BSF 5, itu juga merupakan tentang prinsip-prinsip pembangunan Kota Banjarmasin dan program-program ekonomi kreatif nasional.

Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina menerangkan kegiatan BSF tersebut dilaksanakan berdasar pada aturan Kemendagri yang memang memberikan peluang untuk berkegiatan di sarana publik, seperti event parawisata bisa dibuka dengan kapasitas 25%.

“Tetapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Karena koreksi tadi malam itu rasanya saya membaca kita ini level 3 kah. Koreksinya lah walaupun belum diumumkan tapi sudah dikoreksi. Nah kalau level 3 kan lebih longgar lagi. Jadi ini Pemerintah Kota melalui event ini memberikan contoh juga kepada masyarakat warga bahwa kegiatan event masih dibolehkan tetapi dengan pengaturan yang sangat-sangat ketat,” beber H Ibnu Sina.

Ia mengimbau untuk pelaksanaan event semacam ini dengan model hybrid, yaitu online dan offline.

Bahkan lanjutnya, sambutan Menparekraf juga secara virtual dan pada hari terakhir rencananya Nur Asia Uno atau istri Menteri Sandiaga Salahuddin Uno.

“Rencana hadir secara fisik tapi sebelum nya juga ada sambutan beliau tapi secara online saja. Nah jadi memang termasuk juga pengunjung dari Dinas ya kita juga undang Kepala Dinas SKPD tapi dibagi karna kan bagi dua,” terangnya.

Apalagi kata H Ibnu Sina, pelaksanaan ini sangat-sangat longgar spacenya ada yang di outdoor Hotel Mercure kemudian ada indoornya di Atrium Duta Mall.

Diakuinya, biasanya pelaksanaannya di Siring kawasan Menara Pandang seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau di situ kita tidak berani karna tidak mungkin bisa kita mengendalikan masyarakat pengunjung. Nah kemudian untuk yang di indoor ini di lokasi itu hanya dibatasi 100 orang saja, tetapi kegiatan masih bisa dilaksanakan,” pungkasnya.(SU)

 461 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: