MEMBAUR di Haul Datu Kalampayan, Disebut Menyatukan Ulama dan Umara

Bagikan :
MEMBAUR di Haul Datu Kalampayan, Disebut Menyatukan Ulama dan Umara

SuarIndonesia – Haul Datu Kalampayan atau Syekh Muhammad Arsyad Albanjari ke 216, di Gedung Mahligai Pancasila, disebut menyatukan ulama dan umara.

Betapa tidak, pada pelaksanaan tersebut baik ulama dan jajaran pemerintah membaur.

“Alhamdulillah, kita panjatkan syukur kepada Allah subhanahu wa taala. Kita berkumpul bersama para dengan para habaib, ulama dan ribuan jemaah dalam mengenang Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang berperan besar dalam sejarah perkembangan Islam di Kalimantan,” pungkasnya.

Gurbernur yang akrab disapa Paman Birin itu berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, termasuk haul untuk ulama KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari atau Abah Guru Sekumpul dan lainnya.

Dia juga berharap, usulan gelar Pahlawan Nasional kepada Syekh Muhamad Arsyad Al-Banjari dikabulkan Pemerintah Pusat.

Sebagai wujud bersyukur, Habib Ali bin Abdullah Al Idrus mengatakan dengan adanya haul ini, berdoa Allah SWT memberikan keselamatan bagi banua Kalimantan Selatan dan mengabulkan segala hajat jamaah yang hadir.

“Insyaallah, semua hajat kita dikabulkan Allah subhanahu wa ta’ala. Diberikan keselamatan, kesehatan dan diangkat semua penyakit,” tuturnya bermunajat.

Sementara itu, Guru Wildan Salman mengatakan hikmah dari penyelenggaraan jaul ini adalah menyatukan antara ulama dan umara.

Jika kedua elemen ini bersatu, ujarnya kemungkinan akan memberikan keberkahan dan keselamatan umat sama halnya dengan Datu Kalampayan yang bersinergi dengan pemerintah.
“Haul ini menyatukan Ulama dan Umara.

Ulama dan pemerintah. Insyaallah, kalau ulama dan umara bersatu, pemerintahan berjalan baik untuk kemaslahatan umat atau rakyat,” ucapnya.(RW)

 5,182 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.