MASSA “Geruduk” Kantor Gubernur Kalsel Soal Kadisdikbud

Suarindonesia – Melalui aksi unjuk rasa di halaman kantor Setdaprov Kalsel, Senin (25/7/2022), puluhan massa meminta pencopotan jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun.

Selain soal ucapan, Muhammadun, juga dikritik terkait pengangkatan Kepala SMA, SMK dan SLB yang dinilai atau diduga tidak sesuai Peraturan Menristek Dikti Nomor 40 Tahun 2021.

Sehingga berpotensi merugikan karir ASN yang memenuhi syarat. Pengangkatan kepala sekolah ini juga mendapat sorotan dari Wakil Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Kalsel, H Muhammad Hadin Muhjad yang komentarnya dimuat di berbagai media.

Aliansyah selaku Koordinator Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum Kalsel menyampaikan pernyataan sikap pihaknya meminta agar Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalsel, Muhammadun dari jabatannya.

“Kita minta Paman Birin (sapaan khas Gubenur Kalsel, H Sahbirin Noor) mencopot kepala dinas yang ditengarai bikin resah dan gaduh dunia pendidikan Kalsel. Kami sayang dengan Bapak Gubernur Kalsel. Jangan sampai perilaku satu orang pejabat membuat penilaian masyarakat Kalsel terhadap gubernur menjadi negatif,” tegas Aliansyah.

Kedatangan para demonstran disambut Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Husnul Hatimah.

“Kami akan pelajari dan disampaikan kepada pimpinan. Kami juga akan mrmbentuk tim terkait dengan permasalahan ini. Jadi mohon menunggu sementara tim bekerja,” ujar Husnul Khatimah, mewakili Gubernur Sahbirin yang tidak berhadir.(RW)

 137 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!