MASIH TINGGI, Dirjen Bina Bangda Sosialisasikan Perpres Penurunan Stunting di Kalsel

MASIH TINGGI, Dirjen Bina Bangda Sosialisasikan Perpres Penurunan Stunting di Kalsel

SuarIndonesia – Pada arahan Presiden RI, Joko Widodo pada tanggal 5 Agustus 2020, Kalimantan Selatan termasuk dalam 10 provinsi yang menjadi fokus penurunan stunting yang prevalensi atau jumlah kasusnya masih tinggi.

Maka dari itu, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Hari Nur Cahya Murni mensosialisasikan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, kepada Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan.

Bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, kegiatan sosialisasi yang dirangkai dengan Penyerahan Penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) oleh Dirjen Bina Bangda kepada Kabupaten Tabalong itu, dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dan Plh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Sugito Said, Sabtu (18/09/2021).

Prevalensi stunting di Kota Banjarmasin, disampaikan oleh Hari Nur, bahwa berdasarkan catatan Studi Status Gizi Balita di Indonesia (SSGBI) Tahun 2019, kota seribu sungai berada pada angka 28,60 persen atau sedikit lebih tinggi dari rata-rata nasional yang mencapai 27,67 persen.

“Sedangkan untuk Kota Banjarmasin angka stuntingnya di mencapai 28,60 persen, ini sedikit lagi bisa menyamai atau bahkan rendah dari nasional,” ujarnya.

Sementara itu, berkenaan dengan inflasi daerah, menurut wanita yang pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Jambi tersebut, kinerja TPID Kabupaten Kota di Kalimantan, khususnya Kota Banjarmasin telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik, karena mampu bersaing di urutan ke delapan se Kalimantan.

Maka dari itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor berharap, usaha dan kerja keras yang dilakukan oleh TPID Kabupaten Tabalong sehingga mampu meraih Piagam Penghargaan TPID, agar dapat dicontoh oleh Kabupaten Kota lain di Kalimantan Selatan.

“Usaha yang sangat luar biasa, mudah-mudahan menjadi panutan dan teladan bagi kabupaten kota lain agar semuanya nanti dapat juga. Ini adalah merupakan sebuah efek yang positif baik dari masyarakat kemudian kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, saya berharap seluruh kabupaten kota se Kalimantan Selatan bisa mengendalikan bisa mengendalikan inflasi di daerahnya masing-masing,” harapnya.(SU)

 156 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: