MASIH KURANG 9 Miliar, PSU Kalsel Digelar 9 Juni

MASIH KURANG 9 Miliar, PSU Kalsel Digelar 9 Juni

Suarindonesia – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sudah ditetapkan ada 9 Juni 2021.

Saat ini KPUD Kalsel tinggal memutar otak untuk menutup kekurangan dana pelaksanaan PSU.

KPU Kalsel memiliki anggaran sekitar Rp10 miliar sisa dana pelaksanaan Pilkada 9 Desember lalu.

Perkiraan keperluan dana Rp19 miliar. Untuk menutupi kekurangan dari Rp19 miliar anggaran PSU, KPU Kalsel akan mengecek kas KPU di kabupaten/kota.

“Mudah-mudahan sisa yang lain itu ada tambahan. Kalau kurang, kita minta ke pemprov (pemerintah provinsi),” ujar Sarmuji,” Kamis (25/3/2021).

Dikatakan Sarmuji, anggaran Rp19 miliar paling banyak untuk keperluan honor tenaga penyelenggara adhoc yang baru.

Sesuai amar putusan MK memerintahkan pergantian ketua hingga anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di 7 kecamatan PSU dari 3 kabupaten/kota.

Sebanyak 5.764 PPK dan KPPS baru wajib dipenuhi KPU Kalsel. Jumlah ini berdasarkan akumulasi, setiap PPK terdiri 5 orang untuk 7 kecamatan dan masing-masing KPPS diisi 7 orang bertugas untuk pemungutan suara ulang di 827 TPS.

“Tentu yang paling banyak untuk badan adhoc, sekitar 60 persen (dari 19 miliar) untuk honor,” katanya.

Pelaksanaan PSU sesuai instruksi Mahkamah Konstitusi (MK).

Pihaknya diberi jatah waktu paling lama 60 hari kerja, terhitung sejak putusan sengketa hasil Pilgub Kalsel dibacakan pada 19 Maret lalu.

“Kami sepakat sementara dan nanti kita konsultasikan ke KPU RI, estimasi PSU tanggal 9 Juni 2021. Hari Rabu 9 Juni 2021, usai lebaran,” pungkasnya.(RW)

 523 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: