MANTAN CS di Bank ‘Plat Merah” Unit Cempaka Banjarmasin Diganjar 6,5 Tahun Lebih Penjara

MANTAN CS di Bank  ‘Plat Merah” Unit Cempaka Banjarmasin Diganjar 6,5 Tahun Lebih Penjara

SuarIndonesia – Arini Listiani Chalid, mantan CS pada Kantor Bank ‘plat merah”  (BUMN) Unit Cempaka Banjarmasin, dituntut penjara 6,5 tahun lebih atau tepatnya selama enam tahun dan enam bulan.

Tuntutan disampaikan JPU (Jaksa Penuntut Umum) Adi Suparna, pada sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, Senin (18/4/2022) dipimpin hakim Yusriansyah yang didampingi hakim adhock Ahmad Gawie dan Arif Winarno.

JPU juga menetapkan agar terdakwa membayar denda Rp 250 juta subsidair enam bulan kurungan, serta membayar uang pengganti sebesar Rp 694 juta lebih dan bila dalam tempo sebeulan harta tidak cukup untk membayar uangpengganti tersebut maka kurungannya bertambah sealam empat tahun.

JPU berkeyakinan kalau Arni bersalah melanggar pasal 2 jo pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 KUHP,. Seperti pada dakwaan primairnya.

Atas tuntutantersebut majelis hakim yang sdiang secara virtual tersebut memberikan kesempatan keada terdakwa maupun penasihat hukumnnya untuk menyampaikan nota pembelaan di sidang mendatang.

Arini yang terlibat permainan judi online tersebut ia pernah menang Rp150 juta, tetapi kebanyakan kalah sehingga ia membobol duit di tempat kerjannya. yang jumlahnyanya mencapai Rp 1,2 M lebih yang kemudian diganti sebagian kecil dari aset yang ia miliki.

Seperti diketahui, dakwaan yang disampaikan JPU Adi Suparna dihadapan majelis hakim tindak pidana korupsi Banjarmasin yang dipimpin hakim Yusriansyah, terdakwa dalam membobol uang ditempatnya bekerja di gunakan untuk kepentingan pribadi dan sebagian besar digunakan mengikuti judi online.

Menurut Adi kerugian negara akibat perbuatan terdakwa tersebut mencapai Rp 1 M lebih tetapi berdasarkan perhitungan BPKP unsur kerugian negara hanya Rp 894 juta lebih setelah dikurangi adanya kekayaan terdakwa yang telah disita.(HD)

 108 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!