“LOADING TEST” Jembatan Sungai Alalak, Ini Kata Pj Gubernur Kalsel

“LOADING TEST” Jembatan Sungai Alalak, Ini Kata Pj Gubernur Kalsel

SuarIndonesia  – Hingga saat ini, pengerjaan Jembatan Sei Alalak mendekati akhir.

Progres pengerjaan proyek yang dimulai sejak 2019 tersebut sudah mencapai 97 persen.

Diperkirakan pengerjaan akan rampung dua minggu ke depan.
Jembatan kemungkinan dapat digunakan sesuai rencana, yaitu minggu kedua September atau bahkan lebih cepat di minggu pertama September.

Pekerjaan saat itu adalah finishing bertahap yang akan dilakukan untuk memperindah jembatan.

Dikatakan Pejabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, jembatan yang menghubungkan antara Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala, akan menjadi ikon baru Provinsi Kalsel.

Dirinya akan berdiskusi dengan pihak terkait serta Pemko Banjarmasin dan Pemkab Batola untuk menjadikan kawasan sekitar jembatan agar dapat menjadi tempat wisata.

Di antaranya adalah penataan pinggiran sungai, yang mungkin akan dibebaskan dan didesign untuk pembangunan siring yang bagus dan diperkaya dengan tempat makan serta menara pandang, untuk menambah keindahan saat menikmati pemandangan jembatan ini.

“Nanti akan saya rundingkan dengan Walikota Banjarmasin dan Bupati Batola, agar di tahun 2022 sudah ada program penataan di sekitar jembatan ini agar benar-benar indah,” kata Safrizal ZA, saat melakukan kunjungan ke proyek pekerjaan, Senin (23/8/2021).

Ia juga menyampaikan di akhir Agustus 2021 akan diadakan ‘loading test’ (pengujian beban) kelayakan pakai jembatan.

“Sebelum digunakan memang akan diadakan loading test, yang akan dilaksanakan  30 Agustus 2021,” ujarnya.

Hasil loading test akan diajukan ke Kementrian PU, untuk selanjutnya dikeluarkan dokumen bahwa Jembatan Alalak Baru ini layak fungsi.

Jembatan yang dibangun dengan konsep cable stayed ini akan memiliki empat jalur.

Dua untuk arah dalam kota dan dua menuju luar kota.
Jembatan ini didesain agar dapat dilintasi kendaraan dengan tonase maksimal 10 ton.

Safrizal juga menuturkan Jembatan Alalak Baru adalah jembatan cable stayed lengkung pertama di Indonesia.

“Jembatan ini adalah satu-satunya jembatan cable stayed yang melengkung di Indonesia. Untuk yang lurus di Batam sudah ada,” tambah Safrizal.(RW)

 

 798 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: