LIMA BLOK di Lapas Digeledah Temukan Hp dan Sajam Rakitan, Begini Dugaan Kapalas Terhadap Oknumnya

LIMA BLOK di Lapas Digeledah Temukan Hp dan Sajam Rakitan, Begini Dugaan Kapalas Terhadap Oknumnya

SuarIndonesia – Menghindari hal tak diinginkan, apalagi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), para anggota Lapas Kelas II A Banjarmasin, menghela razia gabungan di dalam Rumah Tahanan (Rutan), Rabu malam (7/4/2021), sekitar pukul 21.00 WITA.

Razia gabungan terdiri dari pegawai Lapas Banjarmasin, Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Anggota Polresta Banjarmasin, serta anggota Kodim 1007 Antasari.

Pnggeledahan di lima blok tahanan pidana umum maupun tahanan Narkoba yang ada dilapas Teluk Dalam Banjarmasin.

Razia ini dilakukan seluruh Indonesia dalam rangka memperingati hari jadi Bakti Pemasyarakatan yang ke-57.

Dimana anggota berhasil menyita barang bukti berupa beberapa unit Handphone  senjata tajam (sajam) rakitan dan berbagai macam barang yang dianggap dilarang masuk kedalam penjara.

Hal ini dikatakan oleh Kalapas II Banjarmasin, Porman Siregar, menjelaskan dari hasil razia menduga masih ada oknum anggota bermain.

Dan dirinya akan segera melakukan penyelidikan, agar tidak ada lagi ditemukan barang barang yang harusnya tidak ada di blok tahanan.

“Kita menggelar kegiatan sesuai dengan surat edaran Jendral Pemasyarakatan,” ucapnya.

Sementara itu pihak lapas juga melakukan tes urin kepada 21 warga binaan lapas termasuk kalapas.

Dimana hasil dari tes urin tersebut menyatakan semunya negatif, hal ini dikatakan dokter Lapas Kelas II A Teluk Dalam Banjarmasin yakni dr Yayuk

Selain itu juga dalam razia gabungan ini, pihak Lapas Kelas II A Banjarmasin, tetap melaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan seluruh anggota di wajibkan melakukan pengukuran suhu tubuh serta menggunakan masker serta sarung tangan. (DO)

 581 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: