LANGGAR PROKES COVID-19 Saat Pilkada, PDI Perjuangan akan Tindak Tegas Kadernya

LANGGAR PROKES COVID-19 Saat Pilkada, PDI Perjuangan akan Tindak Tegas Kadernya

SuarIndonesia – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Pejuangan akan menindak tegas kader partai yang melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19 pada kegiatan kampanye Pilkada.

“Kita akan menindak tegas kader yang melanggar Prokes Covid-19,” tegas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel, M Syaripuddin saat pers rilis Tim Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 melalui zoom meeting, Sabtu (26/9/2020), di Banjarmasin.

Bahkan, partai sudah menyiapkan sejumlah sanksi agar tidak ada kader yang melanggar protokol kesehatan, mulai dari teguran, teguran keras hingga tidak dilibatkannya pada kegiatan kampanye ataupun kegiatan lainnya.

“Semoga ini bisa jadi perhatian kader untuk mematuhi protokol kesehatan,” tambah Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin.

Untuk itu, PDI Perjuangan membentuk Tim Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 untuk mengawasi kader partai, termasuk calon kepala daerah yang diusung partai agar bisa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam kegiatan kampanye.

“Kita tidak menginginkan ajang Pilkada serentak ini menjadi klaster baru menyebaran Covid-19,” tambah Bang Dhin.

Selain itu, juga memastikan penerapan protokol kesehatan pada setiap kegiatan kampanye ataupun pertemuan, seperti jumlah massa yang hadir tidak lebih dari 50 orang, menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer serta menjaga jarak.

“Tim ini harus menjadi contoh bagi kader partai lainnya,” ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel ini.

Bang Dhin menambahkan, tim ini juga bertugas memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Kita harapkan semuanya bisa bekerjasama dan gotong royong dalam menerapkan intruksi DPP PDI Perjuangan,” ungkap Bang Dhin.

Sedangkan tugas tim dimulai sejak diterimanya SK pembentukan Tim Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 pada Sabtu (26/9/2020), dan sekretariat bertugas menginventarisir keperluan untuk penanganan Covid-19, baik berupa masker, handsanitizer dan lainnya.

“Ini akan dilengkapi sesuai keperluan, agar bisa mencegah penularan Covid-19, terutama di daerah yang melaksanakan Pilkada,” tambahnya. (SU)

 161 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: