KEPALA Otorita IKN Baru Berasal dari Pulau Kalimantan, Ini Diinginkan Anggota DPRD Kalsel

Bagikan :
KEPALA Otorita IKN Baru Berasal dari Pulau Kalimantan, Ini Diinginkan Anggota DPRD Kalsel

SuarIndonesia – Anggota DPRD Kalsel, M Yani Helmi inginkan kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kaltim berasal dari pulau Kalimantan.

“Yang lebih mengetahui seluk beluk dan kondisi struktur alam yakni orang Kalimantan,”ucapnya kepada awak media, Rabu (26/1/2022)

Menurut Paman Yani sapaan akrabnya, banyak orang kalimantan yang berpotensi dalam mengelola pembangunan IKN yang baru. Dimana dalam tatanan nya kepala otorita ini setara dengan kementerian.

Kalimantan tidak kekurangan sumber daya manusia (SDM), aspirasi ini ujar Paman Yani kita sampaikan kepada pemerintah pusat dalam ini Presiden Joko Widodo menunjuk orang Kalimantan sebagai kepala otorita di IKN baru.

“Kalimantan ini kan ada lima provinsi, artinya lima kepala daerah, beliau-beliau ini yang tahu dan mengerti tentang kondisi di wilayah ini,” katanya

Paman Yani berharap dengan dipilihnya orang Kalimantan sebagai Kepala Otorita IKN, pembangunan di wilayah tersebut akan lebih maksimal karena menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. Baik secara geografis maupun sosial budaya.

Aspirasi dari anggota DPRD Kalsel ini setelah adanya sejumlah nama nama tokoh yang bermunculan menjadi Kepala Otorita di lokasi baru IKN

Namun dari semua nama yang muncul, tak satupun yang punya hubungan erat dengan Kalimantan, yang menjadi lokasi baru IKN.

Mulai dari Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, mantan Bupati Banyuwangi, Azwar Anas, mantan Menristek, Bambang Brodjonegoro, hingga Direktur Utama WIKA, Tumiyana.

Bahkan nama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Walikota Makassar, Danny Pomanto dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini pun turut muncul dalam bursa tersebut.

Terkait cuitan yang menimbulkan ujaran kebencian dan sara, yang muncul dari seorang berinisial EM tentang nama dan lokasi IKN di Kaltim,

Paman Yani menegaskan, hal tersebut keputusan dari pemerintah pusat lewat Presiden Joko Widodo dan tentunya sudah melalui riset,

“IKN itu urusan pusat. Kita sebagai warga Kalimantan tidak pernah meminta-minta agar IKN ada di sini,” tegasnya

Lanjut paman Yani jika ada penolakan terkait hal tersebut, nurutnya harus disampaikan kepada pemerintah pusat, bukan dengan cara sindir-menyindir yang malah menimbulkan gesekan.

Wakil rakyat dari Dapil Tanah Bumbu dan Kotabaru ini mengharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan hal-hal tersebut. Sehingga rencana pemerintah pusat pada IKN baru dapat berjalan lancar.

Ia juga menyarankan agar lebih baik masyarakat maupun pemerintah daerah khususnya Kalsel bisa berbenah menuju gerbang IKN baru baik dari sisi perkebunan, pertanian, perikanan serta ditunjang dengan infrastruktur.

“Kita berikan dukungan, karena pada intinya yang diinginkan adalah pemerataan pembangunan, “tutup nya (HM)

 209 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.