KASIH SAYANG Ibu yang Memaafkan Anaknya Melalui Restorative Justice

SuarIndonesia – Kasish sayang ibu yang memaafkan anaknya melalui Restorative Justice.

Miswana adalah seorang ibu yang menjadi korban pencurian seekor sapi oleh anak kandungnya, Samsul Bahri alias Baba.

Berkat kebesaran hatinya, Miswana sebagai ibu tersangka, memaafkan perbuatan anaknya sehingga kasus diselesaikan melalui restorative justice”

Peristiwa berawal saat korban mempercayakan satu ekor sapi betina jenis Limosin kepada Eenawi untuk dipelihara dengan sistem bagi hasil.

Namun, tak lama setelah itu,, Ermawi mendatangi kediaman korban dan memberitahukan bahwa sapi milik korban telah hilang dan diduga telah dicuri oleh anak kandung korban.

Kala itu, Baba mengambil sapi milik ibu kandungnya dari kandang . Setelah berhasil mengeluarkan sapi dari dalam kandang, langsung menaikkan sapi tersebut ke atas mobil pick up dan dibawa menuju Bantal.

Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp 13.000.000 juta.
Selanjutnya,  korban melaporkan kejadian dialaminya kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Asembagus dan meminta kepada petugas untuk menghukum Baba.

Baba berhasil diamankan dan ditetapkan sebagai Tersangka yang disangkakan melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-1 KUHP tentang Pencurian Hewan Ternak, dan berkas perkaranya pun dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Situbondo.

Mendengar kronologis kejadian dan mengetahui bahwa tersangka adalah anak kandung dari korban, menggugah niatan teguh hati Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Nauli Rahim Siregar S.H. M.H, Kasi Pidum, Ivan Ptaditya Putra S.H. serta Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara Agus Widoyono, S.H. M.H serta Suryani S.H. selaku Penuntut Umum untuk dapat mendamaikan, menenangkan dan menyelesaikan perkara ini tanpa melalui proses peradilan.

Bertempat di kantor Kejaksaan Negeri Situbondo, telah melakukan mediasi antara korban dan Tersangka yang disaksikan Kepala Desa Bantal, Tokoh Masyarakat Desa Bantal, dan Penyidik Polsek Asembagus.

Pintu keikhlasan akan selalu terbuka dari seorang ibu untuk anaknya. Kesalahan anak sebesar apapun, tak akan memudarkan kasih sayang dan kepedulian ibu terhadap sang anak.

Miswana tak menjadikan kesalahan tersebut sebagai alasannya untuk tega memenjarakan anak kandungnya sendiri.

eminta agar perkara anaknya dihentikan, dan Baba pun meminta maaf dan menyesal atas perbuatannya, serta berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya tersebut. (*/ZI)

 

 151 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!